Berita Jambi

Campak dan Rubella Memiliki Gejala Hampir Mirip, Dinkes Provinsi Jambi Siapkan Imunisasi Sejak Dini

Penyakit campak dapat menimbulkan komplikasi hingga virusnya dapat bermigrasi ke otak. Hal serupa juga terjadi pada rubella yang penyebarannya sangat

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Suci Rahayu PK
net
Ilustrasi anak terkena rubella 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pentingnya Imunisasi campak dan rubella sejak awal dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit itu.

Penyakit campak dapat menimbulkan komplikasi hingga virusnya dapat bermigrasi ke otak. Hal serupa juga terjadi pada rubella yang penyebarannya sangat cepat dan dapat menimbulkan cacat pada anak saat menyerang ibu hamil.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dr Dini Silvia. Dia menyebut kedua penyakit itu saat ini sudah disiapkan vaksin atau imunisasi sejak dini.

"Kalau campak, rubella ini semua diberikan tanpa memandang status pada usia 9 bulan sampai 12 tahun. Walaupun sebelumnya dia sudah diimunisasi, jarak-jarak 6 bulanlah itu kita kasih," katanya, Rabu (21/9).

Ia mengatakan ada kemiripan gejala pada kedua penyakit itu.

Baca juga: OJK Pusat Terbitkan Tiga Peraturan Baru Melalui OJK Jambi

Baca juga: Dinsos Tebo Catat hingga September 2022, Ada 25 Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Gejala campak dapat terlihat seperti demam, memiliki ruam-ruam merah namun hal yang dikuatirkan memiliki komplikasi, ketika terjadi komplikasi penyakit ini disebut memiliki angka kematian yang tinggi.

"Tapi yang sebetulnya yang kita takutkan itu ada komplikasinya. Kalau sudah komplikasi pertama mengalami pneumonia atau infeksi paru, kemudian yang kedua diare berat itu nanti bisa sampai terjadinya dehidrasi, lalu yang ketiga ensefalitis jadi bermigrasi virusnya ke otak. Kalau sudah ensefalitis angka kematiannya sangat tinggi," jelasnya.

Sementara itu, penyakit rubella memiliki gejala demam, ruam-ruam merah yang dianggap hal biasa. Dini menjelaskan penularan rubella sangat cepat melalui airbone yang dapat menembus masker.

"Kalau ibu hamil tertular virus rubella, kemungkinan besar anaknya cacat. Penularan rubella ini lebih cepat dari covid. Jadi kalau berdasarkan epidemolog penularan covid itu 1 banding 15. Kalau campak, rubella 1 banding 18," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: OJK Pusat Terbitkan Tiga Peraturan Baru Melalui OJK Jambi

Baca juga: Ditinggal M Hafis, Posisi Komisioner Bawaslu Muaro Jambi Terancam Kosong

Baca juga: Dinsos Tebo Catat hingga September 2022, Ada 25 Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved