Berita Muaro Jambi

Menuju Satu, BPS dan Pemerintah Muaro Jambi Lakukan Regsosek

BPS Kabupaten Muaro Jambi bersama pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar sosialisasi Registrasi sosial ekonomi (Regsosek) kepada ratusa

Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Muzakkir
BPS Kabupaten Muaro Jambi bersama pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar sosialisasi Registrasi Registrasi sosial ekonomi (Regsosek) kepada ratusan kepala desa yang ada di Kabupaten Muaro Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- BPS Kabupaten Muaro Jambi bersama pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar sosialisasi Registrasi Registrasi sosial ekonomi (Regsosek) kepada ratusan kepala desa yang ada di Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan yang dilakukan di ruang nang inang Kantor Bupati Muaro Jambi ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Muaro Jambi, Kepala BPS Kabupaten Muaro Jambi, Kapolres Muaro Jambi dan unsur Forkompinda Kabupaten Muaro Jambi.

Kepala BPS Kabupaten Muaro Jambi, Muji Lestari menyebut, sosialisasi yang dilakukan ini merupakan pendataan awal registrasi sosial ekonomi 2022 yang dilakukan sebelum petugas turun kelapangan.

Katanya, nanti petugas dilapangan akan turun ketengan masyarakat untuk mendata ulang sosial ekonomi masyarakat. Mulai dari aspek tentang kependudukan, Ketenagakerjaan, permukiman, disabilitas. Termasuk bantuan sosial.

Baca juga: Apresiasi Konsumen Loyal Honda, Sinsen Gelar Gathering dan City Touring

Baca juga: Rekomendasi Toko Oleh-oleh di Jambi, Jual Snack, Souvenir hingga Batik Jambi

"Tujuannya supaya satu data. Selama ini pendataan itu masing-masing, jadi nanti pemangku kebijakan bisa memutuskan arah kebijakan," kata Muji Lestari.

Nanti, kata Muji, pemerintah dan instansi terkait bisa mengambil data dengan BPS, artinya satu data.

"Kalau sumbernya satu data, semua berkiblat itu mudah mendeteksi dan itu adalah dasar yang kuat. Kalau sumbernya banyak gimana," katanya lagi.

Selama ini, data yang beredar itu berbagai versi. Bahkan banyak yang tumpang tindih. Seperti bantuan sosial, dimana ada yang menerima lebih dari satu bantuan, kemudian ada yang berhak menerima tapi tidak menerima.

Oleh karena itu, dengan Regsosek ini, petugas dilapangan akan mengupdate data terbaru dari masyarakat. Dan nantinya akan disatukan menjadi sebuah data.

"Nanti petugas akan turun pada 15 Oktober sampai 14 November 2022. Nah nanti tentunya data tidak bisa tahun ini tahun ini. Sebab ini baru pendataan awal. Nanti tahun depan baru pengolahan, mungkin 2 atau 3 tahun baru dipakai. Mungkin bisa 2023 atau 2024," jelasnya. (Tribunjambi.com/Muzakkir)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Balasan Menohok Ayu Ting Ting Imbas Hotman Paris Bela Mantan Suami, Enji Baskoro

Baca juga: Rekomendasi Toko Oleh-oleh di Jambi, Jual Snack, Souvenir hingga Batik Jambi

Baca juga: Meski Lelah, Ayah Brigadir Yosua Tak Menyerah dalam Kasus Anaknya

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved