Berita Tebo

Bukan Ayah Tiri, Ternyata yang Cabuli Bocah 11 Tahun di Tebo Guru Ngaji

Polres Tebo, melalui Polsek VII Koto kembali melakukan pengamanan terhadap pelaku tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Parahnya pelaku merupa

Penulis: Sopianto | Editor: Suci Rahayu PK
tribunjambi/sopianto
Pelaku pencabulan dan pemerkosaan di Kabupaten Tebo dibawa petugas ke kantor polisi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Polres Tebo, melalui Polsek VII Koto kembali melakukan pengamanan terhadap pelaku tindakan asusila terhadap anak di bawah umur. Parahnya pelaku merupakan guru ngaji (sebelumnya diberitakan ayah tiri, red) dari korban yang masih berusia 11 tahun.

Pelaku adalah SG (49) yang merupakan warga Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan IIV Koto, Kabupaten Tebo.

Dirinya, dibekuk Unit Reskrim Polsek VII Koto dikebun, saat melarikan diri setelah melakukan aksi bejatnya.

Pelaku tega melakukan pemerkosaan terhadap korban pemerkosaan ini tidak lain merupakan anak didik pelaku yang masih berusia 11 tahun, mendapatkan perlakuan kekerasan seksual itu pada Minggu (18/9/2022).

Hal ini dikatahui setelah korban didesak, dan menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Kemudian langsung melaporkan kejadian itu ke kepolisian sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek VII Koto Iptu Ika Widiatmiko, Selasa (20/9/2022) dikonfirmasi mengatakan orang tua korban sebelumnya sudah datang ke rumah pelaku untuk menanyakan persoalan ini, tetapi pelaku telah kabur.

Baca juga: BREAKING NEWS KPK Benarkan 28 Anggota DPRD Jambi Periode 2014-2019 Tersangka Baru Kasus Ketok Palu

Baca juga: Sebelum Kepesertaan Dinonaktifkan, Begini Cara Cek Denda Iuran BPJS Kesehatan

Selanjutnya sekira pukul 13.15 WIB, pihak Polsek VII Koto langsung menuju ke rumah pelaku. Setibanya kediamam SG polisi meminta keterangan dari anak. Ternyata pelaku ini kabur menggunakan sepeda motor.

Kemudan unit Reskrim, Polsek VII Koto bersama warga langsung mencari SG ke arah Sungai Sisip Kecamatan VII Koto. Tidak lama kemudian menemukan motor Honda Revo milik SG yang ditutupi semak-semak.

Kemudian anggota dari Polsek VII koto mengintensifkan pencarian pelaku di sekitar titik lokasi diketemukannya sepeda motor milik pelaku.

Ternyata SG berada dijarak 100 meter dari sepeda motornya. Polisi langsung melakukan penangkapan.

"Sekira pukul 15.00 WIB pelaku di bawa ke Mapolsek VII untuk diamankan. Sekira pukul 18.30 WIB, pelaku dibawa ke Mapolres Tebo guna proses hukum lebih lanjut," terang dia.

Dari pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polsek VII Koto, SG mengaku baru pertama kali memperkosa anak didiknya.

"Kejadiannya hari Minggu tanggal 18 September, baru pertama," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Sopianto)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Fraksi PKB Minta Pemprov Jambi Optimalkan Pendapatan Baru dan Harus Berinovasi

Baca juga: Mahasiswa Unja Raih 2nd Runner Up Award di ASEAN Intervarsity Youth Competition 2022 Thailand

Baca juga: Harga Cabai, Bawang, Ayam dan Beras di Jambi Selasa (20/9/2022) - Cabai Rp 48 Ribu, Ayam Rp 30 Ribu

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved