Perang Rusia Ukraina
Rusia Kalah Telak dari Ukraina, Putin Minta Dukungan China
Artikel ini membahas Pasukan Rusia mundur dari sejumlah wilayah yang dikuasainya di Ukraina.
Perdamaian antara Rusia dan Ukraina diprediksi cukup kecil terjadi.
Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres setelah telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (14/9/2022).
"Saya merasa kita masih jauh dari perdamaian. Saya akan berbohong jika saya mengatakan itu bisa terjadi segera," kata Guterres pada konferensi pers, dikutip dari SCMP.
"Saya tidak memiliki ilusi, pada saat ini peluang kesepakatan damai sangat minim," tambahnya.
PBB tetap menjaga kontak dengan kedua belah pihak dan menyatakan harapannya akan ada diskusi tingkat tinggi terkait konflik ini.
Artikel ini diolah dari Tribunnews.com
Baca Artikel Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Inggris Undang Rezim Kim Jong-un ke Pemakaman Ratu Elizabeth II, Presiden Rusia Iran Tak Diundang
Baca juga: Peluang Perdamaian Ukraina dan Rusia Tipis, Begini Kata Sekjen PBB
Baca juga: Pasukan Rusia Dipukul Mundur Ukraina, Kini Pendukung Kremlin Kabur ke Perbatasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pasukan-Ukraina-berhasil-mengambil-alih-wilayahnya-dari-pasukan-Ukraina.jpg)