Lagi, Sopir Truk Batu Bara di Batanghari Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil

Seorang laki-laki yang bekerja sebagai sopir angkutan batu bara, Sutono (38) ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam truk.

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Sopir angkutan batu bara, Sutono (38) saat dievakuasi. Ia ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam kendaraanya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Lintas Batanghari-Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Seorang laki-laki yang bekerja sebagai sopir angkutan batu bara, Sutono (38) ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di dalam kendaraanya.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Lintas Batanghari-Sarolangun atau tepatnya di Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.

Sebelumnya tiga hari yang lalu juga terjadi insiden yang sama. Seorang sopir truk angkutan batu bara meninggal dunia lantaran terkena serangan jantung dalam kondisi sedang mengantre akibat kemacetan lalu lintas.

Laki-laki kelahiran Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara itu beralamat di Rantau Prapat ditemukan warga bernama Muzir sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Dua Jenazah Terjebak, Sopir Truk Batu Bara Meninggal Saat Macet di Jalan Batanghari-Sarolangun

Informasi yang diimpun bahwa Sutono meninggal dunia juga dalam kondisi mengantre karena keadaan arus lalu lintas sedang ramai dan kendaraannya sedang dalam posisi mati.

Kapolsek Muara Tembesi, Iptu Amran mengatakan saat ditemukan oleh saksi Muzir korban sudah tidak bernyawa. 

Berangkat dari temuan itu, kemudian saksi Muzir melaporkannya ke Polsek Muara Tembesi dan Puskesmas Muara Tembesi.

“Menurut keterangan dari istri korban bernama Yanti bahwa 2 hari yang lalu, dia menelpon suaminya. Suaminya hanya mengatakan ada merasakan sakit di dada bagian sebelah kiri,” katanya.

Baca juga: Warga Menilai Sopir Truk Batu Bara Kerap Melanggar Waktu Operasional, Pemicu Kemacetan di Batanghari

Setelah jenazah dievakuasi dari kabin mobil ke Puskesmas Muara Tembesi kata Iptu Amran dokter jaga di sana bernama dr Cici Damayanti diperkirakan jenazah sudah dalam keadaan meninggal dunia dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Mengingat korban tidak ada keluarganya di Jambi pihak Kepolisian sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Muara Tembesi dan menyerahkan jenazah ke pemilik mobil atas nama Lucki Arisandi untuk diantarkan ke keluarganya di Rantau Parapat, Provinsi Sumut,” pungkasnya.

Baca juga: Cerita Sopir Ambulans Terjebak Macet di Batanghari, Ditolong Keluarga Jenazah untuk Buka Jalan

Baca berita  terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved