Berita Jambi
Pasca Kenaikan Harga BBM, PO Bus di Jambi Ini Masih dengan Tarif Lama
Pasca kenaikan BBM, beberapa perusahaan otobus di Jambi membuat perubahan tarif. Seperti pada PO Laju Prima dengan jurusan Jambi menuju Jakarta.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Pasca kenaikan BBM, beberapa perusahaan otobus di Jambi membuat perubahan tarif.
Seperti pada PO Laju Prima dengan jurusan Jambi menuju Jakarta.
Terjadi kenaikan tarif sebanyak Rp 50 ribu dari tarif semula.
"Ada kenaikan harga Rp 50 ribu. Tadinya kan Rp 380 ribu, sekarang jadi Rp 430 ribu," ujar seorang pegawai PO Laju Prima pada Sabtu, (10/9).
Walaupun terjadi kenaikan tarif, tidak ada pengaruh terhadap keberangkatan penumpang. Ia mengatakan para penumpang Laju Prima memaklumi kenaikan tarif tersebut.
"Sejak kenaikan solar itulah, besoknya tarif langsung naik. Kalau penumpang sih stabil, Mas. Gak ngaruh dan memaklumi semua. Buktinya gak ada yang cancel, gak ada yang batal," katanya.
Sementara di tempat berbeda, PO Indah Transport jurusan Jambi-Pematang Siantar tidak mengalami perubahan tarif.
Jasa transportasi umum ini masih menggunakan tarif yang lama yakni Rp 370 ribu untuk bus AC- toilet dan Rp 300 ribu untuk bus ekonomi.
hal itu diungkapkan karyawan PO. Indah Transport, Hutagalung. ia menjelaskan sejauh ini belum ada perubahan harga akibat kenaikan BBM.
"Kenaikan BBM memang sudah beberapa hari, cuman kita belum ada perubahan. Sampai hari ini kita masih menggunakan tarif yang lama," ujar Hutagalung.
Soal kenaikan tarif, ia mengatakan akan terjadi kenaikan. Namun, pihaknya belum dapat memastikan kapan akan dimulai karena menunggu instruksi dari kantor pusat.
"Jadi kalau dampak, bisa dibilang belum ada terasa. Belum ada gejolak bagi penumpang. Masih berjalan seperti biasa," katanya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Dua Bulan Kasus Kemartian Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak Sebut Harus Terus Diusut
Baca juga: Dugaan Pelecehan Seksual Diangkat Komnas HAM Lagi, Kamaruddin Simanjuntak: Mungkin Ada Wanprestasi
Baca juga: PC Tak Juga Ditahan, Pengacara Brigadir Yosua Sebut Komisi III DPR RI Bersekongkol dengan Polri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Bus-Laju-Prima-di-Jambi.jpg)