Suharso Monoarfa Diberhentikan PPP

Suharso Monoarfa Surati Kemenkumham, Anggap Penunjukan Plt Ketum PPP Mardiono tak Sah

Suharso Monoarfa bakal menyurati Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham buntut diberhentikannya dari Ketum PPP.

Editor: Heri Prihartono
istimewa
Suharso Monoarfa bakal menyurati Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham buntut diberhentikannya dari Ketum PPP. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pihak Suharso Monoarfa bakal menyurati Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham buntut diberhentikannya dari Ketum PPP.

Pihak Suharso Monoarfa menilai penunjukan Muhammad Mardiono sebagai Ketum PPP tak sah.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Syaifullah Tamliha.

Pihaknya menyoroti pemberhentian Suharso sebagai Ketua Umum PPP melalui Mukernas yang dihadiri 30 dari total 34 DPW PPP pada Minggu (4/9) di Serang, Banten.

Mukernas yang digelar kubu Plt Ketua Umum PPP hasil Mukernas  tak memenuhi syarat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

"Pak Suharso Monoarfa sudah menyiapkan surat klarifikasi kepada Menkumham terhadap kegiatan rapat pengurus harian dan Mukernas yang dilaksanakan Pak Arsul Sani yang tidak sesuai dengan prosedur dalam aturan AD/ART PPP," kata Tamliha kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Kubu Suharso mempersoalkan tidak adanya tandatangan dari Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP yang sah sesuai SK Menkumham.

"Tidak ada undangan untuk kegiatan tersebut yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP PPP yang sah sebagaimana SK Menkumham," ujarnya.

Penjelasan Mardiono

Pasca diberhentikannya Suharso Monoarfa dari Ketum PPP kini jabatan Plt diemban Muhammad Mardiono.

Mardiono terpilih menggantikan Suharso yang diberhentikan dari Ketum PPP. mengatakan dirinya tak memiliki ambisi untuk memimpin PPP.

Mardiono angkat bicara soal dirinya yang menggantikan Suharso.

Menurut Mardiono tak ada ambisi menggantikan Suharso sebagai ketum PPP.

Hanya saja pemberhentian Suharso Monoarfa bermula dari banyaknya kegelisahan kader-kader partai mulai Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved