Bagaimana Nasib Honorer di Sarolangun Tahun 2023?
Pemerintah Sarolangun masih tetap usulkan anggaran gaji untuk honorer meski bakal dihapus tahun depan, Selasa (6/9/2022).
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Terkait penghapusan tenaga honorer di Kabupaten Sarolangun tahun depan, Pemerintah Sarolangun masih tetap usulkan anggaran gaji mereka, Selasa (6/9/2022).
Dikatakan Kabid Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sarolangun, Setiadi menuturkan, sebenarnya bahasanya bukan penghapusan melainkan pengalihan.
Bagi mereka yang honorer di Dinas Pendidikan (pengajar) dan di Dinas Kesehatan (medis). Mereka dipromosikan untuk dapat mengikuti program P3K oleh Pemerintah Pusat.
Bagi mereka yang teknis, kebersihan, dan tenga keamanan mungkin bisa menggunakan sistem outsourching perusahaan. Bukan semerta-merta merta menghapuskan mereka.
"Karena saat ini para tenaga honorer tersebut masih terdata di kita sebagai pegawai tidak tetap, tentu untuk setahun kedepan gajinya masih menjadi tanggung jawab kita. Dan itu masih kita anggarkan lagi di tahun depan dengan angka yang sama," ujarnya.
Ke depannya tergantung prosesnya, jika nanti di tahun berjalan dari honorer yang tercatat saat ini sudah lulus di P3K kemungkinan realisasi anggarannya dapat berubah.
"Untuk penerimaan P3K sendiri, teman teman BKD juga sudah mulai bergerak dan melakukan pendataan. Pelaksanaanya di akhir tahun ini, " pungkasnya. (usn)
Baca juga: Pemda Sarolangun Siapkan Rp12 Miliar untuk Gaji P3K, Rekrutmen Dibuka Akhir Tahun
Baca juga: Seakan Berbanding Terbalik, Nasib Guru Honorer Negeri dan Swasta di Sarolangun
Baca juga: Kendaraan Tanpa Pelat Nomor Tidak Dilayani di SPBU Sarolangun
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News