Seakan Berbanding Terbalik, Nasib Guru Honorer Negeri dan Swasta di Sarolangun

Program P3K yang saat ini mulai gencar dibuka oleh Pemerintah Daerah, seakan hanya menjadi angin segar bagi tenaga honorer di sekolah negeri.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kepala Kemenag Sarolangun M Taisir. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Di tengah gencarnya tenaga honorer mendapat peluang besar untuk menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), dilema justru dirasakan tenaga guru non PNS di lingkup sekolah swasta. 

Program P3K yang saat ini mulai gencar dibuka oleh Pemerintah Daerah, seakan menjadi angin segar bagi tenaga honorer. Namun dalam kenyataannya program tersebut masih belum adil. 

Sebut saja bagi para tenaga pengajar non PNS yang bertugas di sekolah sekolah swasta, seperti Madinah Diniah Takmiliah, Madrasah yang berstatus swasta. 

Kepala Kemenag Sarolangun M Taisir menuturkan, program P3K pemerintah yang tengah dipersiapkan saat cukup baik. Namun memang program tersebut masih belum maksimal dan merata. 

"Terutama bagi tenaga guru non PNS yang mengajar di sekolah swasta, cukup sedih juga melihat mereka yang tidak terkafer dengan program tersebut, " ujarnya. Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Dukung PPPK, DPRD Muaro Jambi Berharap yang Telah Lama Mengabdi Diprioritaskan

"Karena P3K ini hanya untuk tenaga honor pengajar di sekolah negeri saja, atau lembaga pemerintah. Sementara jumlah pengajar honorer di swasta jumlahnya juga tidak sedikit dan sudah lama, " sambungnya. 

Dengan kondisi ini, tentu sangat kasihan bagi para tenaga guru non PNS tadi, karena mereka statusnya sama sama pengajar untuk anak negeri namun masa depan mereka berbeda. 

"Ada apa, kok pemerintah terkesan pilih pilih, " ujarnya. 

Belum lagi terkait insentif para tenaga guru non PNS di swasta ini jauh lebih kecil dari insentif yang diterima oleh guru non PNS yang mengajar di negeri. Ditambah lagi banyak kegiatan dan program yang mereka terima tidak sebanyak guru negeri. (usn)

Baca juga: Pemkab Batanghari Usulkan 1.035 Formasi PPPK, Fadhil Arief Ingin Diisi yang Telah Mengabdi

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved