Gaung ST2023 Hadir di Universitas Jambi

Gaung sosialisasi Sensus Pertanian 2023 (ST2023) telah hadir di berbagai media, baik media cetak, media penyiaran, dan media online.

Editor: Rahimin
istimewa
Gaung ST2023 Hadir di Universitas Jambi 

Gaung ST2023 Hadir di Universitas Jambi

Oleh: Septie Wulandary, SST, M.Stat

Statistisi Ahli Muda, BPS Provinsi Jambi

TRIBUNJAMBI.COM - Sensus Pertanian 2023 mencakup isu stratgeis terkini di bidang pertanian, salah satunya urban farming.

Gaung sosialisasi Sensus Pertanian 2023 (ST2023) telah hadir di berbagai media, baik media cetak, media penyiaran, dan media online.

Apalagi di media sosial, gaung ST2023 nyaris setiap saat dapat ditemui. Baik itu di whatsapp, facebook, instagram, twitter, tik tok, hingga youtube.

Tak ketinggalan di kalangan mahasiswa, sosialisasi ST2023 juga dilakukan.

Rabu (24/8/2022), BPS Provinsi Jambi menyelenggarakan kegiatan kuliah umum dan peresmian Pojok Statistik di Universitas Jambi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Balairung Unja, Mendalo, yang bertajuk “Penguatan Literasi Statistik bagi Civitas Akademika”.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dr Pudji Ismartini, M.App.Stat selaku Direktur Sistem Informasi Statistik BPS RI, Rektor Universitas Jambi Prof Drs H Sutrisno, M.Sc, Ph.D, Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M.Stat, para Rektor Perguruan Tinggi di Jambi atau yang mewakilinya, para tamu undangan, serta lebih dari 500 mahasiswa UNJA yang tampak begitu antusias untuk hadir.

Dalam kuliah umumnya, Pudji juga menyampaikan mengenai Sensus Pertanian 2023 yang akan menjadi hajatan besar BPS di tahun depan.

Penyelenggaraan Sensus Pertanian dilakukan oleh BPS sejak tahun 1963. Sensus Pertanian 2023 adalah yang ketujuh.

Dasar pelaksanaan ST2023 adalah rekomendasi FAO dan Amanat UU No. 16 Tahun 1997, 10 tahun sekali tiap tahun berakhiran 3.

Tujuan dan manfaat ST2023 antara lain memberikan gambaran secara komprehensif terkait kondisi pertanian di Indonesia hingga wilayah terkecil, serta peningkatan kualitas statistik pertanian, yaitu sebagai kerangka sampel survei pertanian dan sebagai benchmark statistik pertanian yang sudah ada.

Selain itu, ST2023 juga bertujuan peningkatan kualitas desain kebijakan, yaitu sebagai rujukan dalam penyusunan kebijakan strategis sektor pertanian. Antara lain landasan penyusunan distribusi pupuk bersubsidi yang efektif dan efisien, serta penyediaan basis data UMKM sektor pertanian.

Variabel yang dibutuhkan untuk kelengkapan data pertanian berkembang sangat dinamis. Sensus Pertanian harus dapat menjawab kebutuhan data di level nasional maupun level global. Hal ini mengacu kepada program FAO yang dikenal dengan WCA (World Programme for the Census of Agriculture).

Sensus Pertanian 2023 mencakup dua isu penting, yaitu data pokok pertanian nasional dan petani gurem. Data pokok pertanian nasional dilengkapi data yang dapat menjawab isu strategis terkini di bidang pertanian, seperti urban farming, perhutanan sosial, dan petani millenial.

Selain itu, ST2023 juga mencakup isu lain yang tak lakah penting, yaitu petani gurem. Adapun data baru yang akan didapatkan dari ST2023 yaitu indikator SDGs pertanian, small scale food producer (petani skala kecil) sesuai standar FAO, dan geospasial statistik pertanian.

Mari kita sukseskan sensus pertanian 2023. Sensus pertanian mencatat pertanian Indonesia untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. (Data Jambi/Produksi)

Informasi Indikator Statistik dan Data Jambi terkini dapat diakses melalui jambi.bps.go.id dan Sosial Media BPS Provinsi Jambi (IG, FB, dan Youtube BPS Provinsi Jambi).

Ayo persiapkan diri menyambut pelaksanaan Sensus Pertanian 2023

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Menelaah Strategi Pengumpulan Data

Baca juga: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Sungai Penuh

Baca juga: Kolaborasi Menuju Pencapaian Ketahanan Pangan Provinsi Jambi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved