Berita Tanjabbar

Dinkes Tanjabbar Pantau Pasien HIV dengan Aplikasi SIHA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mulai melakukan pendataan ketat menggunakan aplikasi SIHA.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Ade Setyawati
Yundri Wasor TBC dan HIV Kab. Tanjung Jabung Barat saat di konfirmasi di Dinkes Tanjabbar. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mulai melakukan pendataan ketat menggunakan aplikasi SIHA.

Dari data itu, diketahui mulai tahun 2010 hingga 2022 dengan total pengidap HIV sebanyak 95 pasien

Dari seluruh total pengidap HIV di Kabupaten Tanjabbar, Yundri Wasor TBC dan HIV Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan juga termasuk pengisap HIV yang hilang dan meninggal.

"Total pengidap HIV 95 pasien. Dengan rincian pasien yang hilang kontak 31 orang, seperti kontak whatshapp tidak aktif, tidak ada kabar, keluarga juga tidak tau. Kemudian 33 orang dalam pengawasan dan 27 meninggal untuk kasus yang di laporkan," jelasnya.

Semua terdata dan terpantau melalui aplikasi Sistem informasi HIV Aids (SIHA) dan lagsung masuk ke pusat.

Dari aplikasi tersebut, terpantau siapa pasien yang aktif minum obat, siapa yang tidakengambil obat.

"Jika ada yang tidak mengambil obat kita lihat di aplikasi dan kita tanya apa alasannya ?, Ya ternyata ada yang malu, ada yang tidak sempat dan ada juga yang pindah tempat tinggal," tutupnya. (Tribunjambi.com/Ade Setyawati)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Ibu Hamil Pengidap HIV di Tanjabbar Disarankan Operasi Caesar

Baca juga: Komnas HAM Ingatkan Soal Keadilan Terkait Putri Candrawathi Tersangka Kasus Pembunuhan Tidak Ditahan

Baca juga: Pinto Jayanegara Harapkan Hauling Batubara Berdampak Buka Lapangan Kerja Masyarakat Lokal

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved