Berita Tebo

Beredar Isu Penerimaan PPPK, Ratusan TKS Pertanyakan Nasibnya ke Pj Bupati Tebo

Beredar isu soal penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), di kalangan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kabupaten Tebo.

Penulis: Sopianto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/SOPIANTO
Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kabupaten Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Beredar isu soal penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), di kalangan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kabupaten Tebo.

Sekitar 300 TKS mempertanyakan nasib ke Penjabat (Pj) Bupati Tebo.

Disampaikan oleh TKS asal Teluk Kembang Jambi Dwi Sendayu mengatakan tidak ada niatan untuk melakukan aksi memprotes atau mendesak pemerintah. Kedatangan mereka untuk mendapatkan kepastian.

"Kami tidak memberontak, tidak ingin ricuh, tapi tolong dengarkan jeritan hari kami,"katanya.

Pasalnya, dirinya mendengar kabar yang beredar. Bahwa TKS dipastikan tidak bisa mengikuti seleksi. Mereka terkena aturan, bahwa yang bisa mendaftar PPPK, paling tidak merupakan tenaga kontrak.

"Jangankan berjuang, untuk mengumpulkan bahan saja kami sudah kalah," ucapnya Senin (29/8/2022).

Kemudian disampaikan jika oleh Desman dan Helmiati TKS Puskesmas Pulau Temiang, yang sempat merasa dikucilkan setelah lama mejadi TKS tidak ada pemberitahuan soal seleksi tenaga kontrak atau honorer.

Sementara Mera, yang sudah belasan tahun menjadi TKS tidak mengetahui informasi. Sementara secara sepihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo menempatkan tenaga honorer di Puskesmas.

"Tiba-tiba ada penempatan tenaga honorer, sementara kita yang sudah lama bertugas tidak tau informasi," terang dia.

Para TKS diterima di Aula Utama Kantor Bupati Tebo, dihadiri disambut Pj Bupati Tebo, Sekda Kabupaten Tebo, Kepala Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) para TKS.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved