Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Komisi III DPR RI Sangat Kepo Motif Pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat

Anggota DPR RI yang cantik cantik, Siti Nurizka Puteri Jaya, terlihat kepo pada motif pembunuhan brigadir j di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut.

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Suang Sitanggang
CAPTURE TV PARLEMEN
Anggota DPR RI, Siti Nurizka Puteri Jaya, saat rapat dengan pendapat dengan Kapolri, Rabu (24/8/2022) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR RI dengan Kapolri dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, masih berlangsung hingga pukul 17.30 WIB.

Pada rapat ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo awalnya diberi kesempatan untuk menjelaskan terkait perkembangan kasus ini.

Namun ketika sesi sudah masuk pada tanggapan anggota dewan, justru yang lebih banyak mempertanyakan motif pembunuhan Brigadir Yosua.

Termasuk politisi muda nan cantik, Siti Nurizka Puteri Jaya, juga terlihat kepo pada motif pembunuhan di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut.

"Belum munculnya motif pembunuhan Brigadir J, ini membuat spekulasi masyarakat yang begitu luas dan bola liar," ungkapnya.

Dia menarik kisahnya ke belakang, ketika awal kasus dibuka. "Pertama adanya pelecehan. Semua masyarakat Indonesia kena prank," ungkapnya.

Kemudian muncul isu segi empat, LGBT, hingga perjudian, kata Rizka.

"Di sini saya ingin, selaku anggota DPR mewakili masyarakat Indonesia, ingin kejelasan motif, di-statement-kan Kapolri. Jadi di sini bisa ada statemen dari Kapolri agar bola liar tidak menjadi lebih panjang lagi," ujarnya.

Baca juga: 9 Daftar Pelanggaran Personel Divpropam Menutup Jejak Pembunuhan Brigadir Yosua

Baca juga: Misteri Hp Brigadir Yosua yang Hilang Terungkap, Komnas HAM Sebut Ulah Kuwat Maruf

Selanjutnya, anggota DPR RI cantik itu mempertanyakan isu diagram aliran setoran perjudian.

"Apakah itu betul atau tidak Pak? Ditemukan bungker di rumah Sambo Rp 900 miliar Pak?" tanya dia.

"Ini seperti film series Pak, kita butuh endingnya Pak," kata perempuan kelahiran 6 Desember 1987 tersebut.

Tersangka Sempat Berusaha Kabur

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap tersangka pembunuhan pada Brigadir Yosua Hutabarat, Kuat Maruf, sempat berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kuat maruf ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana bersama Bharada E, Bripka Ricky, Irjen Ferdy Sambo, dan Putri Candrawathi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved