Berita Viral

Ngerinya Sahroni Sekeluarga Dibantai Gegara Rp750 Ribu, Habisi Pakai Pipa Besi, Bayi di Tenggelamkan

Diketahui ada dua pelaku yang menghabisi Sahroni, anak, menantunya dan kedua cucunya dengan cara yang sadis

Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
ist
Ngerinya Sahroni Sekeluarga Dibantai Gegara Rp750 Ribu, Habisi Pakai Pipa Besi, Bayi di Tenggelamkan 

TRIBUNJAMBI.COM - Ngerinya pelaku pembunuhan Sahroni sekeluarga di Indramayu hingga dibukur dalam satu lubang.

Diketahui ada dua pelaku yang menghabisi Sahroni, anak, menantunya dan kedua cucunya dengan cara yang sadis

Pelaku melakukan pembunuhan hanya menggunakan pipa besi.

Sementara bayinya tega ditenggelamkan oleh pelaku.

Kemudian kelima anggota keluarga itupun dikubur di dalam rumahnya.

Kini dua pelaku sudah ditanggkap di wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Baca juga: Kok Bisa Litao 11 Tahun Jadi DPO Pembunuhan Malah Jadi Anggota DPRD, Lolos Urus SKCK di Polisi

Baca juga: Lisa Mariana Mangkir Lagi dari Pemeriksaan Pencemaran Nama Baik Ridwan Kamil di Bareskrim Polri

Baca juga: Perbandingan Harta Sri Mulyani vs Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Kena Resuffle

Pembunuhan berencana ini bermula dari sakit hati R kepada korban Budi Awalludin.

Setelah uang sewa mobilnya tidak dikembalikan, R mengajak P untuk melancarkan aksinya pada Kamis (27/8/2025).

Kedua tersangka mendatangi rumah korban dengan membawa pipa besi.

"Sekitar pukul 23.00 WIB, tersangka R memukul kepala Budi hingga tewas lalu menghabisi korban lain, sedangkan tersangka P menenggelamkan bayi (8 bulan) inisial B," jelas Kombes Ade Sapari. Dikutip Tribun-medan.com dari Tribun Sumsel, Selasa (9/9/2025).

Setelah melakukan pembunuhan, kedua pelaku membawa kabur uang Rp750 ribu, dua unit mobil, dan perhiasan bayi.

Pipa besi yang digunakan sebagai alat pembunuhan kemudian dibuang ke Sungai Cimanuk.

Kasatreskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, menambahkan bahwa kelima korban dikubur dalam satu lubang berukuran 1,5 x 4 meter dengan kedalaman 2 meter.

Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kombes Ade Sapari, menjelaskan bahwa motif di balik aksi keji ini adalah dendam.

Pelaku utama berinisial R, merasa sakit hati kepada salah satu korban, Budi Awalludin, karena persoalan uang sewa mobil senilai Rp 750 ribu.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved