Sabtu, 25 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Ferdy Sambo Rencanakan Pembunuhan Brigadir J di Rumah, Putri dan Bharada E Tahu Rencana Eksekusi

Rencana pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Yosua dilakukan Irjen Ferdy Sambo di rumah pribadinya di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.

Editor: Suci Rahayu PK
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri bawah) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022). Rapat tersebut membahas terkait kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua di rumah dinas mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo. 

TRIBUNJAMBI.COM - Rencana pembunuhan Brigadir J alias Brigadir Yosua dilakukan Irjen Ferdy Sambo di rumah pribadinya di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.

Rencana pembunuhan ini diketahui oleh istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E.

Hal ini diungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di ruang rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

"Peristiwa penembakan yang terjadi di Duren Tiga diduga dilakukan dengan perencanaan terlebih dahulu oleh saudara FS di rumah Saguling," ujar Sigit

"Saudara Richard melakukan penembakan terhadap almarhum Yosua atas perintah saudara FS, di mana disaksikan oleh Ricky, Kuat Ma'ruf, dengan juga perannya untuk ikut membantu," tuturnya.

Usai mengeksekusi Brigadir J, Sambo menembakkan senjata milik Brigadir J ke dinding rumah untuk merekayasa kasus.

Adapun Sambo melakukan aksi kejinya itu karena marah usai mendapat laporan dari Putri bahwa Brigadir J melecehkan harkat dan martabat keluarga mereka di Magelang.

"Untuk lebih jelasnya nanti (motif) akan diungkapkan di persidangan," imbuh Sigit.

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Jaksel Pertama Tiba di Lokasi Penembakan Brigadir J, Kini Nganggur di Yanma

Baca juga: Komisi III DPR RI Sangat Kepo Motif Pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat

Komisi III Pertanyakan Motif Pembunuhan Brigadir J

Pada rapat ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo awalnya diberi kesempatan untuk menjelaskan terkait perkembangan kasus ini.

Namun ketika sesi sudah masuk pada tanggapan anggota dewan, justru yang lebih banyak mempertanyakan motif pembunuhan Brigadir Yosua.

Termasuk politisi muda nan cantik, Siti Nurizka Puteri Jaya, juga terlihat kepo pada motif pembunuhan di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut.

"Belum munculnya motif pembunuhan Brigadir J, ini membuat spekulasi masyarakat yang begitu luas dan bola liar," ungkapnya.

Dia menarik kisahnya ke belakang, ketika awal kasus dibuka. "Pertama adanya pelecehan. Semua masyarakat Indonesia kena prank," ungkapnya.

Kemudian muncul isu segi empat, LGBT, hingga perjudian, kata Rizka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved