Gulai Belut, Menu Tradisional Muaro Jambi yang Diburu Para Pejabat hingga Bule Korea

Gulai belut yang disajikan oleh kantin dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi memang menjadi daya tarik tersendiri oleh pecinta kuliner.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Gulai belut khas Desa Sekernan. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Gulai belut yang disajikan oleh kantin dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi memang menjadi daya tarik tersendiri oleh pecinta kuliner. Hal itu terbukti dengan banyaknya masyarakat yang datang ke sana.

Masyarakat yang datang ke sana tidak hanya masyarakat lokal saja, namun juga dari manca negara.

Beberapa waktu lalu, ada beberapa orang bule asal Korea datang ke sini. Dia datang hanya untuk menikmati lezatnya gulai belut.

"Dulu pernah, ada warga Korea yang khusus datang ke sini untuk mencicipinya. Entah dari mana mereka dapat informasi tentang gulai belut ini," kata Mekdo pengelola kantin.

Dikatakan Mekdo, kala itu bule Korea ini sangat lahap memakan gulai belut yang dia hidangkan itu.

Gulai belut ini dimasak menggunakan santan. Didalamnya dimasuki bumbu-bumbu yang ada disekitar kita, seperti serai, Laos, jahe, cabe, bawang dan bumbu-bumbu lainnya. Selain itu, juga terdapat irisan daun kunyit.

Baca juga: Gulai Belut Khas Sekernan, Makanan yang Jadi Favorit di Pesta Pernikahan

Untuk menambah cita rasa, biasanya diberi pare, daun ubi, daun pakis, rimbang dan lain sebagainya.

Biasanya, yang sering ketagihan untuk makan disini adalah orang yang pernah tinggal didesa dan kabupaten lain. Jika di provinsi Jambi, yang sering datang kesini dari Kabupaten Bungo, Merangin, Sarolangun, Kerinci. Bahkan ada pejabat yang asli dari kabupaten tersebut sengaja request untuk keluarganya dirumah.

"Terkadang pejabat dari Kota Jambi tu sengaja datang ke sini untuk makan siang. Selesai makan, dia minta bungkus untuk keluarganya di rumah," kata Mekdo lagi.

Hal itu juga diungkapkan oleh Roni warga Kota Jambi beberapa waktu lalu. Dia menyebut jika pertama kali memakan gulai belut ini ketika menghadiri acara kondangan di Sekernan.

Baca juga: Festival Kuliner Kota Jambi Lombakan Gulai Terjun Masakan Khas Sarolangun

"Habit tu saya nanya, ini ada jualnya tidak ? Dan ternyata ada di Dinas Pendidikan," kata Roni.

Bagi pecinta kuliner atau hanya sekedar penasaran ingin mencicipinya, anda bisa langsung kesini. Disini biasanya buka dari Senin hingga Jumat dengan waktu jam kerja.

Nah, untuk harga, disini sangat terjangkau. Untuk satu porsinya hanya dijual Rp 15 ribu. Satu porsi biasanya sangat pas untuk satu kali makan.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved