Buntut Kebakaran Gudang BBM Ilegal, Bos Ditangkap, 1 Perwira Polda Jambi Diamankan di Tempat Khusus

Buntut kebakaran gudang minyak ilegal, seorang perwira menengah (Pamen) Polda Jambi berinsial S, kini ditempatkan di tempat khusus.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Aryo
Arigo Pandu pemilik gudang minyak ilegal yang terbakar di Lingkar Barat, Kenali Besar, Alam Barajo, Senin 15 Agustus 2022 lalu, tiba di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Buntut kebakaran gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal di kawasan Jalan Lingkar Barat, Kenali Besar, Alam Barajo Kota Jambi, pada Senin 15 Agustus 2022 lalu, seorang perwira menengah (Pamen) Polda Jambi berinsial S, kini ditempatkan di tempat khusus.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, saat ini S masih menjalani pemeriksaan oleh Propam untuk mengetahui keterlibatannya dalam kasus ini.

"Terduga pelanggar (S) saat ini ditempatkan di tempat khusus (Patsus) karena melanggar Kode Etik Profesi (KEP), dan perannya masih dalam pemeriksaan Propam Polda Jambi, nanti diinfokan," kata Mulia, Sabtu (20/8/2022).

Tidak hanya itu, tim Ditreskrimsus juga langsung bergerak cepat mengamankan Arige Pandu dan istrinya sebagai pemilik gudang.

Arige ditangkap di Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Tanah Karo, Sumatera Utara, Jumat, 19 Agustus 2022 lalu, sementara sang istri berinisal EL terlebih dahulu diamankan, pasca kebakaran.

Petugas juga turut amankan dua tersangka lainnya yang ikut terlibat dalam operasional pada gudang BBM ilegal yang terbakar tersebut, yakni DP dan BG.

Baca juga: Polda Jambi Tetapkan Sepasang Suami Istri Jadi Tersangka, 3 Tahun Bisnis BBM Ilegal

Ini merupakan perintah tegas Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo yang meminta agar semua yang terlibat dalam kegiatan ilegal driling di Jambi untuk ditindak tegas, tanpa tetkecuali anggotanya sendiri.

Diberitkan sebelumnya, Arige Pandu pemilik gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang terbakar di Lingkar Barat, Kenali Besar, Alam Barajo, Senin 15 Agustus 2022 lalu, tiba di Jambi.

Pandu tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi bersama dengan Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Jambi Kompol Arif dan Ipda Rimhot Nainggolan, Sabtu (20/8/2022).

Pandu dijemput oleh 5 orang personel Ditreskrimsus Polda Jambi. Tiba di bandara, tangan Pandu terborgol dan ditutup menggunakan kain.

Baca juga: Ditangkap di Tanah Karo Sumatera Utara, Pemilik Gudang Minyak Ilegal di Alam Barajo Tiba di Jambi

Ia ditangkap di wilayah Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara atas kasus minyak ilegal di Jambi.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Christian Tory mengatakan, pasca insiden kebakaran gudang minyak, Pandu langsung melarikan diri, hingga akhirny ditangkap.

"Jadi, yang bersangkutan sempat berpindah-pindah kota," kata Christo, Sabtu (20/8/2022).

Sejauh ini, kata Tory 4 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Pandu dan istrinya.

Baca juga: Gudang Minyak Ilegal Terbakar, Pakar Hukum: Seharusnya Bisa Ditindak Langsung oleh Kapolda Jambi

"Saat ini, Pandu ini sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kebakaran gudang minyak beberapa waktu lalu," kata Tory.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved