Potensi Big Data dalam Menunjang Statistik Pertanian di Indonesia

Badan Pusat Statistik telah menjalankan tugasnya sebagai instansi penyedia data statistik pertanian yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan

Editor: Rahimin
Istimewa
Ketika Big Data Menjadi Pendukung Fenomena. Potensi Big Data dalam Menunjang Statistik Pertanian di Indonesia 

Potensi Big Data dalam Menunjang Statistik Pertanian di Indonesia 

Oleh: Nadya Dwi Muchisha

TRIBUNJAMBI.COM - Pertanian memiliki peranan yang penting dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada tujuan pertama dan kedua yakni menghapus kemiskinan dan mengakhiri kelaparan.

Sektor pertanian juga berperan penting dalam struktur perekonomian nasional.

Sehingga, penyediaan statistik pertanian yang tepat waktu dan berkualitas sangat dibutuhkan tidak hanya bagi para pemangku kebijakan, tapi juga para peneliti dan para petani pada umumnya.

Selama ini, Badan Pusat Statistik telah menjalankan tugasnya sebagai instansi penyedia data statistik pertanian yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan para pengguna data.

Satu statistik pertanian yang dihasilkan oleh BPS ialah data luas panen yang diperoleh melalui survei Kerangka Sampel Area, atau yang biasa dikenal dengan KSA.

Survei KSA merupakan hasil kerja sama antara BPS dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas data panen.

KSA mulai dilaksanakan sejak 2018 untuk komoditas padi dan 2019 untuk komoditas jagung.

Prinsip dasar KSA ialah mengestimasi luasan dengan cara observasi langsung terhadap kondisi tutupan lahan setiap bulan pada titik-titik pengamatan yang terpilih sebagai sampel. Kondisi yang diamati ialah berupa fase pertumbuhan tanaman di titik amatan tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved