Berita Batanghari
77 Hotspot Terdeteksi di Batanghari Sepanjang 2022, Terbanyak Bulan Juli Terpantau 25 Titik Panas
Laporan dari Januari-Juli 2022 di Kabupaten Batanghari terpantau ada 77 titik panas atau hotspot. Di bulan Juli terpantau 25 hotspot.
Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Akhir-akhir ini, hotspot masih terpantau di Kabupaten Batanghari.
Pantauan itu dilakukan BMKG Jambi melalui sensor modis.
Data terakhir yang berhasil diperoleh dari Januari-Juli 2022 di Batanghari terdeteksi 77 hotspot.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari, Dwi Indra Cahyono menyebut angka paling tinggi ditemukan pada Juli mencapai 25 titik hotspot yang terdetaksi.
"Langkah kita tetap berkoordinasi dengan pihak desa dan kelurahan ketika sudah ada tanda-tanda munculnya api akan dikomunikasikan cepat," katanya pada Senin (15/8/2022).
Baca juga: Ikut Lomba Catur di Pesona 1, Atlet dari UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi Raih 2 Medali
Baca juga: DAFTAR 24 Partai Politik yang Lolos Tahap Verifikasi untuk Jadi Peserta Pemilu 2024
Penanganan karhutla ini sudah ada forum, lalu akan dikomunikasikan melalui laporan lisan mau pun melalui pesan, supaya bisa mengambil langkah antisipasi.
"Kita sudah menyiapkan langkah-langkash strategis di setiap desa," ujarnya.
Sampai akhir November 2022, Kabupaten Batanghari dalam statussiaga darurat bencana karhutla.
"Kondisi masih siaga bencana karhutla. Titik hotspot dari Januari ada 2 titik, Februari 4, Maret 7, April 10, Mei 19, April 10, Mei 19, Juni 10 dan Juli 25 titik hotspot," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Delapan Hotspot Terpantau Hingga Juli 2022, Status Karhutla di Tanjabtim Naik Jadi Siaga
Baca juga: Delapan Hotspot Terpantau Hingga Juli 2022, Status Karhutla di Tanjabtim Naik Jadi Siaga
Baca juga: Brigadir Yosua Wisuda 23 Agustus, Samuel Ingin Gantikan Posisi Anaknya: Kiranya Tercukupkan