Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Buat Laporan Palsu Seolah Dilecehkan Brigadir Yosua, Putri Candrawathi Terancam Terjerat Pidana

Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan Brigadir Yosua dilaporkan Putri Candrawathi ke Polres Metro Jakarta Selatan

Editor: Rahimin
Kolase
Brigadir Yosua, Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. Buat Laporan Palsu Seolah Dilecehkan Brigadir Yosua, Putri Candrawathi Terancam Pidana 

TRIBUNJAMBI.COM - Laporan dari Putri Candrawathi istri Irjen Ferdy Sambo terkait laporan dugaan pelecehan seksual, dihentikan polisi.

Putri Candrawathi melaporkan Brigadir Yosua ke polisi karena diduga dilecehkan.

Kini, Putri Candrawathi terancam dijerat pidana karena membuat laporan polisi yang diduga palsu atau bohong terkait kasus dugaan pelecehan seksual.

Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan Brigadir Yosua dilaporkan Putri Candrawathi ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan Putri Candrawathi terdaftar dengan nomor LPB1630/VII/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan, Polda Metro Jaya pada 9 Juli 2022 lalu.

Sebelumnya, Brigadir Yosua tewas ditembak di rumah dinas eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Dalam kasus pembunuhan ini, polisi sudah menjerat 4 tersangka dan ditahan.

Selain Bharada E yang ditahan, Irjen Ferdy Sambo juga sudah ditahan dan dikenakan pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

Putri Candrawathi membuat laporan ke polisi karena menuding Brigadir Yosua melakukan tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan dan atau perbuatan memaksa seseorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan atau kekerasan seksual.

Laporan Putri Candrawathi dimaksud dalam Pasal 289 KUHP dan atau Pasal 335 KUHP dan atau pasal 4 jo pasal 6 UU RI Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved