Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Kuasa Hukum Brigadir J akan Diperiksa Bareskrim Polri Sore Ini
Bareskrim Polri jadwalkan pemeriksaan kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Brigadir Yosua. Pemeriksaan kuasa hukum keluarga Brigadir J akan dilakukan
TRIBUNJAMBI.COM - Bareskrim Polri jadwalkan pemeriksaan kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Brigadir Yosua.
Diketahui Brigadir J yang tewas di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) nonaktif Polri Irjen Ferdy Sambo.
Tim kuasa hukum Brigadir J getol membela keluarga Brigadir J untuk mencari keadilan, karena dirasa tewasnya Brigadir J sangat janggal.
Pemeriksaan kuasa hukum keluarga Brigadir J akan dilakukan sore hari ini untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) kepada kuasa hukum selaku saksi pelapor.
"Perkembangan terbaru kuasa hukum diundang di Bareskrim mabes polri untuk BAP saksi pelapor jam 15.00 WIB," kata Kuasa hukum Brigadir J, Johnson Panjaitan saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2022).
Baca juga: Apa DibalikTewasnya Brigadir J? 25 Hari Belum Ada Tersangka, 2 Jenderal Sebut Kasus Mudah Diungkap
Baca juga: Sebelum Tewas, Kopda Muslimin Dalang Penembakan Istri di Semarang, Tulis Surat Wasiat untuk Anaknya
Namun Johnson Panjaitan mengaku belum mengetahui materi BAP yang akan diberikan penyidik kepada kuasa hukum.
Ia menegaskan, undangan untuk saksi pelapor diwakili oleh penasehat hukum.
"(Materi) belum tau nanti setelah BAP ya," ujarnya.
Untuk diketahui, melalui kuasa hukumnya, keluarga Brigadir J melaporkan dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J ke Bareskrim Polri.
Pihak keluarga Brigadir J menemukan sejumlah kejanggalan pada luka yang dialami Brigadir J dan menduga jika Brigadir J tewas dibunuh.
Laporan dugaan pembunuhan berencana diterima dan didalami penyidik Bareskrim polri.
Sebagai informasi, polisi awalnya menyatakan Brigadir J tewas akibat baku tembak dengan Bharada E di rumah singgah Kepala Divisi Propam nobaktif Irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.
Namun, pihak keluarga menduga Brigadir J meninggal dunia dan sempat dianiaya.
Keluarga mendapat dugaan ini karena menemukan sejumlah bekas luka seperti sayatan, luka lilitan di leher, hingga jari yang putus di jenazah Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20220728_upacara-kedinasan-yosua-hutabarat.jpg)