Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Panglima Perang Ukraina tak Terima Pasukannya Dibunuh Rusia: Kami Akan Membalas

Artikel ini membahas Invasi Rusia telah menyebabkan banyak korban jiwa di antaranya tentara Ukraina.

Tayang:
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
AFP via tribunnews
Pasukan Ukraina membawa jasad rekan mereka setelah perang hadapi Rusia. 

Diprediksi ada 30.000 sukarelawan mungkin dimobilisasi untuk melengkapi barisan Rusia yang terkuras oleh pertempuran selama lima bulan.

Tentara bayaran itu kemungkinan akan dirikirm ke wilayah Donbas timur.

Pekan lalu, Richard Moore, kepala MI6, dinas intelijen rahasia Inggris mengatakan, Rusia akan semakin sulit untuk memasok tenaga kerja, bahan selama beberapa minggu ke depan.

Batalyon ini adalah salah satu cara untuk menambah tenaga militer Rusia.

Rusia membidik daerah yang lebih miskin dan lebih terisolasi, menggunakan iming-iming uang cepat.

Kateryna Stepanenko, peneliti Rusia di Institute for the Study of War di Washington, mengatakan beberapa batalyon akan mengambil bagian secara eksklusif dalam dukungan tempur dan operasi dukungan tempur, seperti batalyon logistik atau sinyal.

Sementara yang lain akan memperkuat unit militer yang sudah ada sebelumnya atau membentuk batalyon tempur.

Pelatihan jangka pendek tidak mungkin mengubah sukarelawan tanpa pengalaman sebelumnya menjadi tentara yang efektif di unit mana pun.

"Kremlin dilaporkan memerintahkan semua 85 subjek federal Rusia (wilayah Federasi Rusia ditambah Krimea dan Sevastopol yang diduduki) untuk merekrut batalyon sukarelawan untuk menghindari menyatakan mobilisasi sebagian atau penuh di Rusia," kata Stepanenko.

Tetapi daerah diharapkan untuk membantu mendanai perekrutan, yang katanya menempatkan beban berat pada anggaran daerah.

Krasnoyarsk di Siberia, misalnya, harus menyisihkan sekitar $2 juta (sekitar Rp 29,6 miliar) untuk proyek tersebut, kata Stepanenko.

(UKRINFORM.NET/TRIBUNNEWS.COM)

Baca Artikel Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kewalahan Hadapi Ukraina, Kini Rusia Pakai Tentara Bayaran dan Relawan

Baca juga: Update Perang Ukraina, Serangan Rudal Rusia di Kota Kyiv Lukai 15 Orang

Baca juga: Strategi Ukraina Gempur Rusia, Persempit Kekuasaan Musuh Lewat Serangan Kilat

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved