Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Bareskrim Ambil Alih 2 LP Kasus Kematian Brigadir Yosua dari Polda Metro Jaya, Ini Alasannya
Polda Metro Jaya menangani dugaan kasus pelecehan, dan pengancaman serta kekerasan oleh Brigadir J terhadap Istri Irjen Ferdy Sambo
TRIBUNJAMBI.COM - Laporan polisi (LP) terkait kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua, diambil alih Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.
Sebelumnya, ada dua laporan dugaan tindak pidana terkait tewasnya Brigadir Yosua dari Polda Metro Jaya.
Bareskrim Polri menggabungkan tiga laporan terkait Brigadir Yosua menjadi satu.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangani dugaan kasus pelecehan, dan pengancaman serta kekerasan oleh Brigadir Yosua terhadap Istri Irjen Ferdy Sambo.
Kasus yang sebelumnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan ini, lebih dahulu dilaporkan pihak Irjen Ferdy Sambo daripada laporan Keluarga Brigadir Yosua ke Bareskrim Polri.
Baca juga: Kesedihan Brigadir Yosua Sebelum Tewas, Hidup tak Tenang hingga Curhat Perpisahan
Saat itu, Mabes Polri memutuskan kasus tersebut dilimpahkan dan ditangani Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.
Kini, laporan polisi itu dijadikan satu dengan laporan dugaan pembunuhan berencana Brigadir Yosua yang sejak awal ditangani Bareskrim Polri.
"Dijadikan satu agar efektif dan efisien dalam manajemen sidiknya (penyidikannya)," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Minggu (31/7/2022).
Menurut Irjen Dedi Prasetyo, meski dua laporan polisi terkait kematian Brigadir Yosua ditarik Bareskrim, namun penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan tetap dilibatkan di tim khusus bentukan Kapolri.
Laporan polisi yang ditangani Polda Metro Jaya sudah ditarik Bareskrim sejak kemarin.
Sebelumnya, polisi mengusut tiga laporan dugaan tindak pidana berbeda terkait tewasnya Brigadir Yosua.
Awalnya, Bareskrim Polri mengusut dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.
Laporan itu dilayangkan kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak, pada Senin (18/7/2022).
Sebelumnya, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, kasus dugaan pelecehan dan pengancaman serta kekerasan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo sudah naik ke tahap penyidikan.
Pelecehan dan pengancaman itu diduga menjadi penyebab awal terjadinya baku tembak antara Brigadir Yosua dengan dengan Bharada E.
