Infrastruktur Banyak Rusak, Dinas PUPR Kerinci Mengaku Kurang Anggaran

Pihak Dinas PUPR Kerinci mengakui kurang terpeliharanya infrastruktur di Kabupaten Kerinci.

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Heru
Jalan di Kabupaten Kerinci rusak tak lama setelah dibangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pihak Dinas PUPR Kerinci mengakui kurang terpeliharanya infrastruktur di Kabupaten Kerinci. Hal ini dikarenakan minimnya Uang Persediaan (UP) yang dimiliki Dinas PUPR Kerinci.

"Jangankan untuk tambal sulam, untuk tebas bayang saja kita kewalahan saat ini," ungkap salah seorang pegawai Dinas PUPR Kerinci.

Saat ini lanjutnya, dana UP yang tersedia hanya Rp 600 juta, anggaran ini sangat minim. Anggaran tersebut jauh turun dari tahun 2021 yang mencapai angka Rp 1 milar.

"Dulu pas masih jadi UPTW anggaran dana UP mencapai angka Rp 9 milar itupun sulit untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan infrastruktur terutama jalan, seperti tambal sulam, cuci parit dan tebas bayang," sebutnya.

Minimnya anggaran pemeliharaan Infrastruktur di Kerinci, lanjutnya tidak terlepas dari tidak adanya dukungan dari anggota DPRD Kerinci untuk memperjuangkan anggaran dana UP.

"Anggaran kita dipangkas habis ditingkat DPRD Kerinci, yang ada anggota DPRD sibuk memperjuangkan lokasi proyek baru. Saya sangat setuju kata masyarakat pembangunan tanpa pemeliharaan sama saja bohong, tapi kita tidak bisa berbuat apa-apa karena keterbatasan anggaran," jelasnya.(*) 

Baca juga: Pemkab Kerinci Bangun Besar-besaran Tapi Tak Dirawat, Warga: Sama Saja Bohong

Baca juga: KPU Kerinci Gelar Rakor Terkait PKPU Jelang Pemilu 2024

Baca juga: Warga Lihat Harimau Berkeliaran di Ladang Perbatasan Pulau Pandan-Tanjung Batu Kerinci

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved