9 Anggota Geng Motor Jadi DPO, Polresta Jambi: Silakan Lari, Kita Kejar
Satreskrim Polresta Jambi resmi menetapkan 9 orang anggota geng motor sebagai daftar pencarian orang (DPO).
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Satreskrim Polresta Jambi resmi menetapkan 9 orang anggota geng motor sebagai daftar pencarian orang (DPO) terkait serangan di dua lokasi di Kota Jambi beberapa waktu lalu.
Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro mengatakan, setelah menangkap 7 pelaku, yakni, RP (17) ,TA (16), RP (16), AF (15) , RA (16) , EK (15) dan PR (16), yang ditangkap pada Selasa (19/7/2022).
Afrito menegaskan, meski terus berupaya melarikan diri, pihaknya akan terus mengejar dan memburu para pelaku ini.
Katanya, tidak ada ruang bagi pelaku yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat di Jambi.
"Silahkan kalian berlari, tetapi ada kami yang akan mengejar sampai ke akar-akarnya," kata Afrito, Jumat (22/7/2022).
Ia mengaku, telah mengantongi identitas para DPO ini.
Disebut sebelumnya, Tim Macan Satreskrim Polresta Jambi, kembali meringkus 7 anggota geng motor yang meresahkan warga Kota Jambi.
Baca juga: 7 Anggota Geng Motor yang Ditankap Polresta Jambi Masih di Bawah Umur
Mirisnya, 7 pelaku masih anak di bawah umur, mulai dari 16 sampai 17 tahun.
Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro Macan mengatakan, motif pelaku masih serupa dengan kelompok-kelompok sebelumnya, yang mencari target yang seusia dengan pelaku.
"Ya motifnya masih sama dengan yang sebelumnya. Dan untuk 7 pelaku ini terlibat di 2 TKP, di Lingkar Barat dan Mayang Mangurai," kata Afrito.
Ke 7 pelaku yakni, RP (17) , TA (16), RP (16), AF (15) , RA (16) , EK (15) dan PR (16), mereka ditangkap pada Selasa (19/7/2022).
Aksi serangan terjadi pada Minggu 17 Juli 2022 sekira pukul 00:30 WIB, di kawasan Mayang Mangurai.
"Korban yang berboncengan dengan temannya, saat melintas di depan Perum CitraLand terdapat sekitar 10 motor yang berpapasan dengan korban, mereka langsung memutar balik dan mengejar korban," kata Afrito.
Baca juga: Polresta Jambi Kembali Tangkap 7 Komplotan Geng Motor
Saat itu korban diancam dengan sebilah samurai dan dibacok mengenai kepala dan tangan, kemudian motor yang dikendarai terjatuh dan dirusak para pelaku.
Sedangkan di TKP lainnya di Cafe Pusuk Nauli pada Minggu, 17/07/22 terjadi kembali pembacokan oleh komplotan geng motor.
Korban datang mendekati para pelaku untuk mendamaikan keributan, pada saat mau mendamaikan kejadian tersebut salah satu dari yang bertikai langsung menikam dan membacok korban.