Khazanah Islam

Penjelasan Asbabun Nuzul Sebab Turunnya Surat Ar Rahman

Imam As Suyuthi menjelasakan sebab turunnya ayat atau asbabun nuzul Surat Ar Rahman ayat 46, berkaitan dengan sahabat Nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq ra

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Freepik
Ilustrasi Alquran 

TRIBUNJAMBI.COM – Surat Ar Rahman sangat familiar di kalangan umat Islam. Surat ini memiliki ayat yang diulang-ulang yang artinya, “Maka nikmat Tuhan mu yang mana yang engkau ingkari”.

Surat Ar Rahman merupakan  surat madaniyyah.

Ayatnya berjumlah 78 ayat dan merupakan surat ke-55 di dalam Al-Qur’an.

Mengutip kitab Asbabun Nuzul Imam As Suyuthi yang menjelasakan sebab turunnya ayat atau asbabun nuzul Surat Ar Rahman ayat 46, ayat ini turun berkaitan dengan sahabat Nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq ra.

"Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga." (Surat Ar Rahman ayat 46).

Baca juga: Kemarahan Sahabat Nabi kepada Kerabatnya Ini Jadi Sebab Turunnya Ayat 74 Surah At Taubah

Imam As Suyuthi mengatakan Ibnu Abi Hatim dan Abu Asy-Syaikh meriwayatkan dalam kitab Al-Azhamah dari Atha.

Bahwasanya sahabat Nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq suatu hari teringat akan kematian. Ia juga memikirkan mengenai hari kiamat, timbangan, surga, dan neraka.

Kemudian ia berkata, "Sungguh aku berharap menjadi hijau-hijauan yang dari hijauan itu datanglah binatang yang memakanku dan aku tidak diciptakan."

Di sini Abu Bakar Ash-Shiddiq ingin agar ia tak menjadi apa-apa, kecuali cukuplah dedaunan yang dimakan oleh hewan.

Maka turunlah ayat 46 Surat Ar Rahman yang artinya, "Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga."

Baca juga: Asbabun  Nuzul Sebab Turunnya Surat Al Jinn, Saat Kawanan Jin Terkesima  Lantunan Al Qur’an

Begitlulah asbabun nuzul atau sebab turunnya ayat 46 dari Surat Ar Rahman.

Adapun Ibnu Katsir mengatakan, sebab turunnya Surat Ar Rahman ayat 46 ini berkaitan dengan seseorang yang mengatakan “Bakarlah aku di dalam neraka, semoga Allah menyesatkan aku.” Kemudian orang itu bertaubat sehari semalam, kemudian Allah SWT menerima taubatnya dan memasukkannya ke dalam neraka.

Mengenai surga, banyak hadits dari Rasulullah yang menceritakan bagaimana kondisi surga dan penghuninya.

Seperti hadits yang diriwayatkan oleh Muslim “Ada dua surga yang bejana dan segala isinya terbuat dari perak, dan ada dua surga yang bejana dan segala isinya terbuat dari emas. Tidak ada yang menghalangi suatu kaum untuk melihat Rab mereka selain selendang keagungan yang ada di wajah Nya di Surga Adn.”

Berbicara mengenai sahabat Nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq radiallahu anhu ini ada juga sejumlah ayat Al-Qur’an yang terkait dengannya.

Baca juga: Doa-doa yang Diucapkan Sahabat Nabi Abu Bakar Ash-Shiddiq, Meminta Husnul Khatimah

Ayat tersebut antara lain, ayat 40 Surat At Taubah, Ayat tersebut artinya: “Dia adalah salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada di dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya; janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah bersama kita,”

Demikian penjelasan mengenai apa yang menjadi sebab turunnya ayat 46 dari Surat Ar Rahman. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved