Berita Kerinci

AWAS! Ada Lima Titik Longsor di Jalan Sungai Penuh - Tapan

Kapolres menjelaskan, masyarakat diminta selalu waspada dengan adanya cuaca ekstrim akhir-akhir ini dan selalu monitor perkembangan cuaca. 

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
ist
Lima Titik Longsor di Jalan Sungai Penuh - Tapan 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Tingginya curah hujan sejak, Kamis sore hingga, Jumat (15/7) pagi yang di sertai angin kencang, menyebabkan sebagian jalan tertimbun longsor dan pohon tumbang di Kabupaten kerinci dan Kota Sungaipenuh. 

Seperti terjadi di Jalan Nasional Kerinci Bangko dan Jalan Nasional Lintas Kerinci Sumbar Via Tapan Longsor. Hal itu mengakibatkan ratusan kendaraan yang melintas tidak bisa melewati dan terjadi antrean panjang hingga puluhan kilo meter. 

Mendapatkan informasi adanya longsor, Kapolres Kerinci bersama PJU Polres, Personel Polres Kerinci dan Personel Polsek Sungaipenuh lansung menuju lokasi longsor

Di bantu oleh dinas PUPR Kota Sungai Penuh, satu unit alat berat diturunkan. Kapolres kerinci beserta anggota lansung melakukan evakuasi jalan yang tertimbun longsor dan pohon tumbang yang menutupi badan jalan. 

Kapolres Kerinci AKBP Patria Yuda Rahadian mengatakan, peristiwa tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di lima titik. Yakni di Km 15 tebing longsor sepanjang lebih kurang 15 meter dan ketinggian longsor yang menutup badan jalan 1 meter. 

Sementara di Km 16 tebing longsor sepanjang 10 meter dan pohon kayu pinus besar tumbang sehingga menutup badan jalan. Do Km 18 tebing longsor menutup badan jalan sepanjang 10 meter dengan ketinggian longsor yang menutup badan jalan 1 meter, di Km 19 Tebing longsor sepanjang lebih 10 meter dan batang kayu tumbang dan di Km 20 Tebing Longsor menutup badan jalan sepanjang lebih kurang 6 meter. 

Diungkapkannya, untuk penanganan longsor dan pohon tumbang di sepanjang badan jalan nasional yang menghubungkan Kerinci, Sungai Penuh Sumbar via Tapan, Polres Kerinci bersinegi dangan TNI, BPBD serta dinas terkait agar arus lalu lintas lancar kembali.

Baca juga: Para Sahabat Ungkap Masa Kecil Brigadir Yosua: Ceria dan Positif

Baca juga: Kesaksian Guru SMA Brigadir Yosua: Dia Anak Baik dan Berprestasi

"Ini merupakan respon cepat kepolisian atas informasi yang didapat dari masyarakat sehingga personil kepolisian langsung segera ke TKP melakukan evakuasi pohon tumbang dan tanah longsor guna mengatasi kemacetan lalu lintas," ungkap Kapolres. 

Katanya, curah hujan yang mengguyur Kota Sungai Penuh sangat deras, menyebabkan beberapa pohon tumbang. Pohon yang rubuh menutupi ruas jalan sehingga menyebabkan jalanan macet

Saat ini lanjut Kapolres, jalan Nasional Kerinci Sumbar via Tapan sudah bisa dilalui oleh kendaran baik roda dua maupun roda empat. Namun para pengendara diminta berhati hati karena lokasi jalan tersebut rawan longsor, mengingat kultur tanah di sisi badan jalan labil dan mudah tergerus air hingga mengakibatkan longsor.

"Pengendara diminta untuk hati hati melewati jalur puncak karena rawan longsor mengingat di sisi badan jalan banyak tebing yang curam dan tanah yang labil," sebut Kapolres. 

Lebih jauh lagi Kapolres menjelaskan, masyarakat diminta selalu waspada dengan adanya cuaca ekstrim akhir-akhir ini dan selalu monitor perkembangan cuaca. 

"Kedepan kita akan membentuk sebuah tim yang beranggotakan dari TNI-POLRI, Pemerintah Daerah, Dinas PUPR, BPBD, Kesehatan, Pemadam Kebakaran, yang akan dibentuk dalam satu grup WA untuk percepatan informasi apabila ada kejadian tanah longsor di kemudian hari,” pungkas Kapolres.(*)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved