Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Warga Malah Tidak Tahu Ada Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo Yang Tewaskan Brigadir Yosua
Kapolri membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas kasus penembakan antara Brigadir Yosua dan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo tersebut.
Marjui tidak mendengar ada suara teriakan dari dalam rumah ataupun orang yang keluar.
Itu membuat petugas keamanan komplek dan beberapa warga yang ada di komplek tak mengira adanya aksi penembakan.
Ketua RT setempat, Seno Sukarto mengatakan hal yang sama.
Seno samar-samar mendengar suara ledakan. Namun ia mengira suara itu adalah petasan yang biasa dinyalakan saat malam takbiran.
Baca juga: Status Bharada E Masih Menjadi Saksi Kasus Penembakan Brigadir Yosua Hingga Tewas
"Nggak kenceng, nggak, maaf aja saya udah ini (kurang pendengarannya) nggak dengar. Tapi saya tanya keluarga juga nggak ada yang dengar, tetangga juga nggak dengar," ujarnya.
"Karena dia (sekuriti) juga bilang suara tembakan itu seperti suara petasan," sambung Seno.
"Dulu memang sering main kembang api kalau hari raya. Jadi orang sekitar menganggap suara kembang api mungkin," katanya.
Pantauan wartawan Tribun Network, rumah dinas Irjen Ferdy Sambo berlantai dua dan dinding luar berkelir cokelat muda.
Di garasi rumah Jenderal bintang dua itu tampak beberapa pohon tinggi dan bagian pagarnya ditumbuhi dedaunan.

Sapu lidi berdiri di depan pagar kecil tempat keluar masuk penghuni rumah, sementara di garasi rumah ada bajaj warna hijau dan sepeda motor ATV.
CCTV tergantung di bagian tembok gerbang, namun tak menyorot ke dalam rumah. Sehingga diduga CCTV itu tak merekam kejadian penembakan.
Tampak ada beberapa unit sepeda terparkir di garasi rumah dan samping bagian pintu masuk ke dalam ada tong sampah.
Kasus Penembakan Masih Diusut
Kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo itu masih terus diusut pihak kepolisian.
Bahkan, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan memberi garis polisi di depan rumah Irjen Ferdy Sambo tersebut.
Baca juga: Penembakan Brigadir Yosua, Polisi dan Ayah Klaim Bharada E dan Brigadi J Sama-sama Jago Menembak