Berita Jambi

Tolak Hollywings Berdiri di Jambi, Sejumlah Warga Unjuk Rasa di Tugu Keris hingga ke Gedung DPRD

warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Maksiat melakukan unjuk rasa di depan Tugu Keris Siginjai, menolak Hollywings di Jambi

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Aryo Tondang
Aliansi Masyarakat Anti Maksiat melakukan unjuk rasa di depan Tugu Keris Siginjai, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (6/7). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Maksiat melakukan unjuk rasa di depan Tugu Keris Siginjai, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (6/7).

Mereka menolak dan mencegah Holywings berdiri di Kota Jambi.

Massa aksi ini sebagian menggunakan gamis putih. Berbekal alat pengeras suara, mereka silih berganti berorasi di depan Tugu Keris Siginjai sehingga disaksikan pengendara yang lewat.

Aliansi Masyarakat Anti Maksiat melakukan unjuk rasa di depan Tugu Keris Siginjai, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (6/7).
Aliansi Masyarakat Anti Maksiat melakukan unjuk rasa di depan Tugu Keris Siginjai, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Rabu (6/7). (Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Mereka protes, atas insiden penggunaan nama nama Muhammad untuk mempromosikan minuman keras.

Mereka mengatakan, tindakan tersebut sudah mengecewakan umat Islam.

"Tindakan pihak Holywings jelas sudah mengecewakan kita umat Islam. Bukan cuman kita, tetapi mereka juga menyakiti hati umat Kristiani. Nama Muhammad dan Maria digunakan untuk mempromosikan minuman keras," kata Ahmad Sukri Baraqbah, Ketua Front Persaudaraan Islam Jambi, sekaligus tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti Maksiat.

Mereja melakukan orasi, setelah mendapatkan kabar Holywings akan mendirikan cabang di Kota Jambi.

Karenanya, Aliansi Masyarakat Anti Maksiat mengingatkan Pemerintah Kota Jambi agar mencegah masuknya tempat hiburan malam itu.

"Kami mengingatkan Pemerintah Kota Jambi bahwa Hollywing sedang invasi ke daerah-daerah. Saya dapat informasi mereka sedang mencari tempat yang posisinya di Kecamatan Danau Sipin," tuturnya.

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis, Penyesalan Ibu Mawar Ditipu Habis-habisan Oleh Erayani

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis - Pelarian Erayani membawa Mawar Berakhir di Lahat, Ibunda Mawar Syok

Sementara itu, Korlap Aliansi Masyarakat Anti Maksiat, Arizal menyampaikan pihaknya juga menginginkan Pemerintah Kota Jambi memberikan peringatan kepada tempat sejenis Holywings.

"Agar tidak membuat kegaduhan seperti itu. Jangan melekatkan lambang-lambang agama ke suatu yang buruk," tuturnya.

Ia juga berharap Pemerintah Kota Jambi bersungguh-sungguh bekerja untuk menindak bar atau tempat hiburan malam yang melanggar aturan.

"Jadi, harus melakukan pendataan dan pemetaan yang kuat terhadap kafe dan bar, serta menggelar razia yang menjadi tugas pemerintah yang domainnya dilakukan Satpol PP," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Aliansi Masyarakat Anti Maksiat berada di Kantor DPRD Kota Jambi, melakukan audiensi di hadapan sejumlah ketua komisi dan anggota DPRD Kota Jambi. (Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kasus Korupsi Jalan Padang Lamo Masih Bergulir, Kejari Tebo Bakal Panggil PPTK Dinas PU Jambi

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis, Penyesalan Ibu Mawar Ditipu Habis-habisan Oleh Erayani

Baca juga: Pernikahan Sesama Jenis - Pelarian Erayani membawa Mawar Berakhir di Lahat, Ibunda Mawar Syok

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved