Respon 2 Kecelakaan Truk Batu Bara dari Layanan Bantuan Polisi, Polda Jambi Lapor Perusahaan ke ESDM
Pihak kepolisian merespon cepat laporan kecelakaan dari masyarakat yang masuk ke layanan bantuan polisi 0853 60 555 222.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Pihak kepolisian merespon cepat laporan kecelakaan dari masyarakat yang masuk ke layanan bantuan polisi 0853 60 555 222.
Dalam kejadian ini, masyarakat melaporkan dua kecelakaan yang melibatkan truk batu bara dengan sepeda motor, di kawasan Desa Muaro Pijoan, Muaro Jambi dan Simpang Aro, Bulian, Batanghari pada, Minggu (3/7/2022).
Nahas, insiden kecelakaan tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Kompol Mas Edy mengatakan, setelah mendapat laporan, petugas langsung menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi, dan mengatur jalur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
"Laporan masayakarat kita respon dengan cepat melalui layanan nomor bantuan polisi yang bisa dihubungi masayarakat," kata Edy, Minggu (3/7/2022).
Edy menjelaskan, untuk kecelakaan di Pijoan, Jaluko, berawal saat sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BH 3312 MF melaju dari arah Muara Bulian menuju ke arah Kota Jambi.
Baca juga: Dishub Provinsi Jambi Dorong Perusahaan Percepat Izin Pengerukan Sungai untuk Pelabuhan Tenam
Kemudian, sepeda motor mengambil lajut kanan, nahas, truk batu bara dengan nomor polisi BH 8808 NU yang melaju dari belakang langsung menabrak sepeda motor hingga kecelakaan tidak terelakkan.
Sementara itu, kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Jambi - Muara Bulian melibatkan sepeda Yamaha Aerox dengan nomor polisi BH 4780 VO dengan truk batu bara dengan nomor polisi BH 8705 MK.
Sepeda motor menghantam bagian belakang bagian truk batu bara.
"Truk ini patah as rombong karena kelebihan beban ditabrak dari belakang karena berhenti di tempat gelap tanpa memasang segitiga pengaman," terang Mas Edy.
Baca juga: Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kota Baru, Kota Jambi Sabtu (2/7) Siang
Ditambahkan Mas Edy,Kejadian serupa sebelumnya terjadi Sarolangun, korban 5 orang luka-luka di kendaraan Avanza yang menabrak truk batu bara dari belakang.
"Kasus kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas melibatkan kendaraan truk batu bara, akan dilaporkan ke Kementerian ESDM RI untuk sebagai bahan evaluasi untuk perusahaan batubara," tutup Edy.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News