Pemerintah Sarolangun Wacanakan Hutan Kota Menjadi Kawasan Objek Wisata dan Edukasi

Pemerintah Sarolangun membaca peluang tersebut untuk menjadikan Hutan Kota Sarolangun menjadi salah satu tujuan wisata alam di Sarolangun.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Hutan Kota Sarolangun menyimpan banyak keanekaragaman hayati. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota, Pemerintah Sarolangun membaca peluang tersebut untuk menjadikan Hutan Kota Sarolangun menjadi salah satu tujuan wisata alam di Sarolangun. 

Di Kabupaten Sarolangun sendiri, bukan Kabupaten yang terbilang minim kawasan wisata. Beberapa wilayah atau Kecamatan di Kabupaten Sarolangun memiliki potensi wisata tersendiri. 

Hanya saja, untuk sampai kawasan wisata tersebut membutuhkan perjuangan, selain waktu, jarak tempuh dan medan yang berbeda beda. Mulai dari wisata air terjun, arum jeram, goa alami, hingga keindahan Bukit Kayangan. 

Namun Pemerintah Sarolangun, agaknya mewacanakan untuk membuat wisata alam yang berkonsep hutan alami. Dengan jarak tempuh yang terjangkau, dekat dengan perkotaan dan tidak membutuhkan waktu lama. 

Yaitu dengan menyulap hutan kota menjadi sebuah tempat rekreasi, nyaman bagi para keluarga dengan tetap mengedepankan konsep alami atau nuansa alam. 

Baca juga: Kawasan Hutan Kota Sarolangun, Menyimpan Keanekaragaman Flora Dan Fauna

Dikatakan Kepala Dinas Lingkunan Hidup Sarolangun, Kurniawan menuturkan, potensi hutan kota sarolangun cukup tinggi untuk dijadikan kawasan wisata. Untuk itu beberapa langkah akan dicoba pemerintah. 

"Khusus di hutan kota, kedepan kita akan buat semacam pendopo pendopo di dalam hutan, dan juga sangkar burung raksasa di sana. Dengan tujuan untuk menghilangkan kesan negatif dan menjadi obyek wisata," ujarnya. 

"Tidak hanya berwisata, taman hutan kota nantinya dapat menjadi kawasan edukasi bagi para generasi penerus, " tambahnya.

Saat ini di kawasan buatan kita sendiri, sudah terdapat fasilitas pendukung seperti trek jogging yang mengelilingi kawasan hutan kota. Beberapa pengaman, dan tentunya masih akan dilakukan peremajaan ulang lagi.

Baca juga: Warga Sarolangun Kenang Sungai Batang Tembesi yang Dulu Jernih, Hancur Sejak Ada PETI

Dengan harapannya, masyarakat dapat berwisata sekaligus mendapatkan ilmu atau memberikan edukasi kepada anak anak mereka akan keanekaragaman hayati dan fauna yang ada di sekitar mereka. Sehingga timbul rasa untuk saling menjaga dan melindungi. (usn) 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved