Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

BUMD PT THC Jadi Sorotan DPRD Tebo, Dirut Beri Penjelasan Begini

DPRD Kabupaten Tebo mengelar Rapat Paripurna penyampaian rapat akhir fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Tebo.

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Sopianto
BUMD PT Tebo Hutama Cipta jadi sorotan DPRD Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA TEBO- DPRD Kabupaten Tebo mengelar Rapat Paripurna penyampaian rapat akhir fraksi-fraksi terhadap rancangan peraturan daerah Kabupaten Tebo tentang pertanggungjawaban pelaksaan APBD Kabupaten Tebo tahun anggaran 2021.

Mazlan Ketua DPRD Tebo, menyampaikan rapat paripurna rancangan peraturan daerah APBD tahun 2021 sudah dilaksakan hari ini.

Dikatakan Mazlan, dalam rapat tersebut banyak catatan dan rekomendasi dari DPRD Tebo yang sudah disampaiakan ke Pj Bupati Tebo Aspan.

Mazlan menyebut, yang paling disoroti pada rapat tersebut adalah Dirut BUMD PT Tebo Hutama Cipta (THC).

"Hampir seluruh fraksi menyoroti itu," kata Mazlan.

Lanjut Mazlan, selain itu juga hampir seluruh fraksi menyoroti tentang peningkatan jalan dari dusun ke desa dari desa kecamatan dari kecamatan ke Kabupaten.

Mazlan menjelaskan, alasan fraksi menyoroti Dirut BUMD PT THC Kabupaten Tebo adalah tentang kinerja progres kemajauan PT THC saat ini belum menunjukan kontribusi terhadap pemerintahan daerah Kabupaten Tebo.

Salah satunya kata Mazlan, dari pendapatan dari PT THC sendiri, sampai saat ini belum menujukan pendapatan yang signifikan.

Baca juga: Tanggapan Camat Tebo Ilir dan Panita Soal Seleksi Calon Sekdes di Desa Sungai Aro

Lanjut Mazlan, selaku pengawasan DPRD Kabupaten Tebo tentunya memberi rekomendasi ke Pj Bupati untuk dievaluasi.

Sementara itu Bambang Wijokongko, Dirut Badan Usaha Milik Daerah PT Tebo Hutama Cipta (BUMD PT THC) Kabupaten Tebo menjelaskan persoalan tersebut.

Menurut Bambang, dari tahun ketahun PAD yang disetorkan ke Pemerintah Daerah (Pemda) mengalami peningkatan walaupun tidak besar.

Dikatakan Bambang, tahun ini diupayakan akan meningkatkan pendapatan BUMD PT THC sendiri.

Sementara itu Bambang menjelaskan, kurang maksimalnya pendatapan menjadi persoalan di seluruh Indonesia, bukan hanya Kabupaten Tebo saja.

"Kita tahu sendiri kondisi 2 tahun lebih dihadapi dengan persoalan pandemi Covid-19, bukan hanya Kabupaten Tebo saja yang mengalami penurunan pendapatan, banyak perushaan lain bahkan BUMN pun itu mengalami penurunan pendapatan," terang Bambang.

Baca juga: Terdapat 50 Titik Api, Pemkab Tebo Tetapkan Status Siaga Karhutla

Salah satu yang menjadi alasan tidak maksimal pendapatan kata Bambang adalah disebabkan oleh pandemi yang memperngaruhi sektor ekonomi.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved