108 Sapi Warga di Muaro Jambi Terserang PMK, Diduga dari Sini Sumbernya

Membludaknya kasus PMK di Muaro Jambi diduga karena banyak peternak yang membeli hewan ternak dari luar.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Muzakkir
Kabid Perlindungan Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Muaro Jambi, Surya Kencana. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Muaro Jambi membludak.

Yang sebelumnya hanya satu kasus, kini membludak menjadi 108 kasus. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Muaro Jambi, H Amri melalui Kabid Perlindungan Perkebunan dan Peternakan, Surya Kencana.

Dikatakan Surya, membludaknya kasus ini dikarenakan banyaknya peternak di Muaro Jambi membeli hewan ternak dari luar.

"Rata-rata itu hewan dari luar semua," kata Surya Kencana, Rabu (22/6).

Kata Surya, saat ini memang sudah 108 hewan yang terdeteksi mengidap PMK, namun yang sudah positif ada 27. Sisanya sudah sakit baru gejala, namun mereka meyakini jika itu sudah positif.

"Semuanya sapi," imbuhnya.

Baca juga: Pasar Ternak Muara Bulian Ditutup, Pemkab Batanghari Bentuk Satgas Tangani PMK Jelang Idul Adha

Baca juga: Kasus PMK Ditemukan di Tanjung Jabung Barat, Disbunak Akan Bentuk Tim Satgas Khusus

Baca juga: Antisipasi PMK, Disbunak Tanjabbar Akan Periksa Hewan Kurban H-1 Idul Adha

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved