Tips Memilih Hewan Kurban Jelang Idul Adul 2022 Agar Terhindar dari Hewan Kena PMK
Saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang hewan ternak, khususnya sapi. Dan jelang Idul Adha,perlu tips untuk memilih hewan ternak yang sehat
TRIBUNJAMBI.COM - Saat ini Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang hewan ternak, khususnya sapi.
Dan jelang Idul Adha,perlu tips untuk memilih hewan ternak yang sehat untuk hewan kurban.
Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap penyakit yang menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, maupun kambing
oleh Direktur Pusat Kajian Halal Fakultas Peternakan UGM, Nanung Danar Dono menjelaskan, hewan ternah yang akan dibeli harus dipastikan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat.
"PMK (pada hewan ternak seperti sapi) ini tidak ditularkan ke manusia atau bukan penyakit zoonosis sehingga daging dan susu aman dikonsumsi."
"Namun demikian penyakit ini menular antar ternak dengan sangat cepat sehingga masyarakat perlu berhati-hati dalam memilih hewan kurban, pastikan yang memang sehat dan memenuhi syarat," ujar Nanung dalam laman resmi Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca juga: Dewan Dorong DLH Jambi Buatkan Program Bank Sampah Desa, Ini Tujuannya
Baca juga: Roy Suryo Somasi Media yang Beritakan Dia Jadi Tersangka dan Ditahan 20 Hari
Tips memilih hewan kurban
Tips yang dapat dilakukan saat memilih hewan kurban di tengah wabah PMK yaitu membeli hewan kurban di tempat pedagang besar.
"Lebih aman membeli hewan kurban di pedagang yang memiliki banyak hewan ternak karena mereka akan sangat menjaga kesehatan ternak-ternaknya agar tidak sampai tertular penyakit karena akan mengakibatkan kerugian yang cukup besar," kata dia.
Kedua, usahakan membeli hewan kurban pada pedagang yang mau memberikan jaminan atau garansi pada ternak yang diperjualbelikan.
Masyarakat juga diimbau waspada apabila hewan ternak untuk kurban yang dibeli nantinya menunjukkan gejala sakit PMK, dan memastikan penjual bersedia untuk mengganti dengan ternak lain yang sehat.
Tips selanjutnya, lakukan pembelian hewan kurban mendekati hari raya kurban.
Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko hewan kurban tertular penyakit. Selalu pastikan dan melakukan pengecekan kondisi hewan ternak.
Baca juga: BREAKING NEWS Senyerang Tanjab Barat Longsor, Satu Rumah Hancur
Tidak hanya dibuktikan hanya dengan surat keterangan kesehatan hewan, tapi pastikan hewan tidak bergejala dan lingkungan sekitar tidak ada wabah PMK.
"Hindari untuk survei ternak dengan melakukan kunjungan dari kandang ke kandang karena berpotensi memperluas penularan PMK," lanjut Nanung.