PLN UP3 Jambi Gelar Tour Sistem Kelistrikan di Tanjung Jabung Barat

PLN Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) adakan tour sistem kelistrikan dan berikan sosialisasi pembangkit listrik pada Selasa (14/6/2022).

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
PLN Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) adakan tour sistem kelistrikan dan berikan sosialisasi pembangkit listrik pada Selasa (14/6/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - PLN UP3 Jambi mengadakan tour sistem kelistrikan dan berikan sosialisasi pembangkit listrik pada Selasa (14/6/2022).

Tour sistem kelistrikan diadakan dalam rangka menginformasikan sistem kelistrikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kepada masyarakat, yang dimulai pada pukul 08:00 hingga 18.00.

Asyauqi Putra Izzati Manager PLN ULP Kuala Tungkal mengatakan diadakan Tour sistem bertujuan memberikan pemahaman.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi kelistrikan mulai dari Gardu Induk (GI) Muara Sabak hingga ke Kuala Tungkal," jelasnya.

"Untuk Kuala Tungkal sendiri di suplai dari gardu induk Sabak Tanjung Jabung power, LP3I, PLTGMG Purwodadi, serta DAS, untuk Tungkal Ilir sendiri sumber kelistrikan dari gardu induk Muara Sabak dan TJP, lalu suplai yang kearah 19 desa itu di ambil dari LP3I lalu untuk Tungkal ulu hingga Merlung dan sekitarnya diambil dari PLTMG Purwodadi DAS dan sebagian di suplai dari gardu induk aurduri," tambahnya.

Ia melanjutkan Gardu Hubung (GH) teluk nilau ini salah satu GH yang ada di ULP Kuala Tungkal.

"Untuk suplai yang di aliri Tanjung Jabung power mengarah ke GH Teluk Nilau lalu keluaran yang dari GH Teluk Nilai berupa jurusan-juruan Teluk, jurusan ekspres dan jurusan industri. Jurusan teluk mensuplai dari Teluk Nilai ke parit 8 hingga Senyerang. Untuk jurusan industri mensuplai pelanggan-pelanggan besar seperti pabrik di Kuala Tungkal. Untuk ekspres mensuplai ke GH Kuala Tungkal, dari sini mensuplai lagi ke daerah pasar Kuala Tungkal khsuusnya untuk pelanggan prioritas seperti rumah dinas bupati dan pelabuhan," lanjutnya.

"Suplai dari gardu induk muara Sabak lagsung mensuplai ke kota Kuala Tungkal yang berjarak 120 kilo meter, masuk ke GH Kuala Tungkal, dimana pelanggan-pelanggan meliputi perkantoran bupati, kejaksaan kodim, polres, KPU, serta RSUD Daud Arif, adapun upaya perbaikan dalam jangka pendek menengah dan panjang. Jangka pendek sendiri sudah kami lakukan yaitu pembebasan jaringan tegangan menengah dari tanam tumbuh, pemaksimalan suplai dari lontar papirus ke kota Kuala Tungkal. Untuk jangka menengahnya sudah juga dilakukan yaitu menaikkan tegangan penyulang toman yang dar 20 KV menjadi 21,7 KV dari gardu induk muara Sabak menuju ke GH Kuala Tungkal, serta kami telah melakukan pekerjaan yaitu penambahan perangkat yang ada di GH Kuala Tungkal agar bisa memanuver apabila terjadi gangguan, dari salah satu suplai yang menuju kota Kuala Tungkal dan perbaikan perangkat yang ada di TJP pada tanggal 17 mei 2022 kemarin. Jangka panjangnya yaitu dengan mengaktifkan gardu induk Kuala Tungkal yang ada di sungai Saren yang sekarang terkendala pembebasan lahan tapak tower, untuk pekerjaan di gardu induk Kuala Tungkal sendiri sudah mencapai 90 persen dan untuk jalur tower SUTT 150 KV yang menghubungkan gardu induk Maura Sabak ke gardu induk Kuala Tungkal sebesar 58 persen karena terkendala pembebasan lahan tapak tower sebanyak 31 lahan di Tanjabbar dan 9 lahan yang ada di tanjabbtim," tutupnya.

Baca juga: Anggota DPRD Kota Jambi Harap JCC Bisa Segera Grand Opening

Monica pejanat K3L menyampaikan sosialisasi terkait SUTM dan menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengakibatkan gangguan listrik.

"Sedikit kami ingin mensosialisasikan apa itu SUTM. SUTM adalah Saluran Udara Tegangan Menengah dengan tegangan 20 kV yang terbentang di atas jalan dengan jarak aman yang sudah ditentukan. SUTM menggunakan kabel penghantar A3C yaitu kabel yang tidak terbungkus dan ada juga menggunakan kabel penghantar A3CS yaitu kabel yang dibungkus. Salah satu potensi gangguan listrik sehingga terjadinya padam dikarenakan gangguan di saluran udara tengangan menengah," jelasnya.

"Untuk ini kami mensosialisasikan kepada masyarakat terkait hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan di dekat jaringan listrik, diantaranya tidak menanam pohon minimal 3 meter dari Jaringan listrik ," tambahnya.

Baca juga: Wanita di Kota Jambi Tertipu Dinikahi Sesama Jenis, Ibu Korban Minta Pelaku Dihukum Berat

Tidak hanya itu saja, pembangunan atau renovasi juga sangat berdampak pada PLN

"Masih banyak ditemukan pembangunan atau renovasi bangunan di dekat jaringan listrik, dimana dalam proses pembangunan materialnya beresiko bersentuhan dengan kabel listrik. Selain itu kegiatan lain yang dapat menyebabkan gangguan listrik adalah membakar sampah di bawah jaringan dan bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik," lanjutnya.

"Jadi untuk meminimalisir terjadinya gangguan listrik, kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak aman terhadap kabel listrik dengan Ranting Pohon dan melaporkan kegiatan pembangunan apabila dekat dengan jaringan listrik. Ayo sama-sama kita membantu menjaga kehandalan listrik," tutupnya.

Hanfi Adrhean Abidin Manager PLN UP3 Jambi mengucapkan terimaksih. Dengan kegaitan ini ia berharap semakin banyak yang mengerti bahwa menjaga listrik tetap stabil tidak bisa hanya dilakukan pihak-pihak tertentu saja.

"Alhamdulillah kegiatan tour kita kali ini berjalan lancar dan terimakasih kepada semua yang telah mengikuti tour ini hingga selesai. Dengan kegiatan ini diharapakan semakin banyak masyarakat yang mengerti bahwa menjaga listrik tetap stabil tidak bisa di lakukan satu atau dua pihak saja, tetapi harus dilakukan bersama. Mari sama-sama kita jaga listrik kita," tutupnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved