Sensasi Bermain Lukah Gilo Biduk Sayak Permainan Tradisional Masyarakat Jernih Sarolangun

Lukah gilo merupakan permainan tradisional untuk menghiburan masyarakat Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun sejak ratusan tahun silam.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Sekelompok orang sedang bermain Lukah Gilo permainan tradisional warga Desa jernih kecamatan Air Hitam kabupaten Sarolangun. 

"Tidak ada efek samping bermain ini, tidak ada yang kesurupan ataupun lainnya," terangnya.

Di Desa Jernih kecamatan Air Hitam kabupaten Sarolangun ini, ada tiga pawang yang dapat memandu permainan tradisional lukah gilo, yang paling tertua yakni orang tua dari Idris sang kakak dan Ismadi sang adik dan sang anak Ziad.

"Suatu saat ada pemuda nantinya akan kita bimbing untuk menjadi pawang lukah gilo, bagaimana kami bisa menurunkan tradisi ini," Katanya.

Ismadi menceritakan ada yang hilang dalam permainan lukah gilo, yakni lesung gilo merupakan lawan dari lukah gilo yang kini sudah menghilang karena sejak dulu tidak ada warga yang mengembangkan.

Sementara itu, pengembangan lukah gilo biduk sayak depan akan rutin dilakukan di tempat wisata Dam Air Meruap di Desa Jernih. Sekretaris Desa Ikwadi mengatakan, dipandang perlu karena tradisi, tempat wisata dan budaya merupakan satu paket yang ada di desa Jernih.

"Kami terus berkolaborasi dengan kesenian Biduk Sayak dan ada atraksi budaya lukah gilo. Harus dilestarikan karena budaya leluhur kami," Ikwadi ungkapnya.

Lukah gilo pernah mengikuti festival pada 2004 tingkat provinsi Jambi mendapatkan peringkat kedua, untuk kesenian tradisional.

Sekdes menambahkan, akan menyusun kegiatan yang cukup besar untuk memadukan atraksi budaya lukah gilo biduk sayak di tempat wisata Dam Air Meruap.

(Tribun Jambi / Rifani Halim)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved