Kamis, 23 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tips Kesehatan

Cara Mengecilkan Perut dengan Cepat, Cukup Jalan Kaki

Cara mengecilkan perut buncit dengan jalan kaki. Salah satu cara untuk membakar lebih banyak kalori adalah dengan berjalan yang mendaki.

Editor: Nurlailis
Shutterstock
Mengecilkan perut buncit dengan jalan kaki 

TRIBUNJAMBI.COM - Lemak di perut memang agak sulit dihilangkan.

Namun bukan berarti mustahil untuk dilakukan.

Sebenarnya menghilangkan lemak diperut tidaklah sulit.

Cukup dengan berjalan kaki, maka perut kecil pun bisa didapatkan.

Banyak orang meremehkan jalan kaki sebagai alat penurun lemak, tetapi faktanya latihan ini bisa sangat efektif.

Keuntungan jalan kaki adalah berdampak rendah, bagus untuk pemulihan, dan dapat dilakukan untuk jarak dan waktu yang lama.

Baca juga: Menu Diet Saat Puasa Menurut dr Zaidul Akbar, Siapkan Sayur dan Buah

Namun ketika berjalan kaki, ada cara untuk meningkatkan pembakaran kalori untuk membantu kita dalam perjalanan penurunan lemak.

Dikutip dari Eat This Not That, berikut adalah beberapa tips untuk menghilangkan lemak perut lebih cepat dengan berjalan kaki.

1. Cari tanjakan untuk berjalan mendaki

Salah satu cara untuk membakar lebih banyak kalori adalah dengan berjalan yang mendaki. Dengan mendaki, kita memaksa tubuh bekerja lebih keras, merekrut lebih banyak otot di sekitar pinggul dan kaki.

Temukan sebuah bukit atau undakan tangga di lingkungan, taman, atau kota, dan berjalanlah sampai ke puncak. Turun kembali, dan ulangi untuk beberapa putaran lagi.

Jangan menyerah, pikirkan seperti ini. Dengan jumlah waktu yang sama untuk berjalan di permukaan datar, kita akan mendapat manfaat lebih banyak dengan berjalan di tanjakan. Jadi mengapa tidak?

Baca juga: Wajar Tubuh Prilly Latuconsina Langsing Walau Puasa, Ternyata Tetap Lakukan Diet Ketat Ini

2. Meningkatkan kecepatan

Selain berjalan mendaki, cara lain untuk membakar lebih banyak kalori dan lemak saat berjalan adalah dengan meningkatkan kecepatan.

Jika terbiasa berjalan dengan kecepatan santai, kita bisa melakukan beberapa power walking sebagai gantinya.

Tantang diri sendiri untuk berjalan sedikit lebih cepat. Kita dapat menghitung berapa lama biasanya waktu yang dibutuhkan untuk berjalan di rute yang biasa kita lalui, lalu mencoba untuk mengalahkan waktu itu.

Jika kita baru memulai dan membangun stamina, kita dapat melakukan interval dengan bergantian antara periode berjalan cepat dan singkat dan kecepatan reguler kita.

3. Selingi dengan latihan beban

Selama berjalan, kita dapat membuat kaki bekerja lebih keras dengan memasukkan beberapa latihan beban tubuh.

Berikut adalah beberapa gerakan yang direkomendasikan. Lakukan satu per satu, atau semuanya sebelum berjalan lagi:

- Squat berat badan (x15 repetisi)

Jaga agar tubuh tetap tegak dan inti kencang, dan duduk kembali ke tumit dan pinggul sampai sejajar dengan tanah. Kemudian, bangkit kembali, tekuk glutes dan paha depan di bagian atas.

Baca juga: Rahasia Diet Tika Panggabean, Turun Hingga 25 Kg

- Walking lunges (x10-15 repetisi untuk setiap kaki)

Mulailah gerakan dengan mengambil langkah panjang dan melangkah maju dengan satu kaki.

Tekan kaki ke permukaan tanah dengan kuat, lalu turunkan diri di bawah kendali sampai lutut belakang menyentuh tanah dengan lembut. Setelah lutut menyentuh tanah, melangkahlah dengan kaki lainnya, dan ulangi.

- Butt kckers (x15 repetisi untuk setiap kaki)

Dengan tangan terentang ke samping, mulailah menendang tumit kembali ke arah glutes Anda, melenturkan paha belakang dengan setiap repetisi.

- Lutut tinggi (x10 repetisi untuk setiap kaki)

Jaga agar tubuh tetap tegak dan otot perut inti tetap kencang, mulailah menggerakkan lutut ke atas hingga posisi di atas pinggul.

Sumber: Grid Health

Update berita Tribun Jambi di Google News

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved