Rmadhan 2022
Benarkah Malam 21 Ramadhan Turunnya Lailatul Qodar? Ini Penjelasannya
Sejumlah masyarakat muslim di Indonesia memperingati malam 21 Ramadhan ini disebut malam selikuran dalam bahasa jawa.
"Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.'
Artinya:
Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.
Malam Lailatul Qodar bisa diraih dengan memperbanyak amal dan ibadah pada Allah.
Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr. H. Baidi, M. Pd, memberikan penjelasan tentang Lailatul Qadar.
Hal ini dijelaskan melalui tayangan YouTube Tribunnews.com berjudul TANYA USTAZ: Apa Itu Lailatul Qadar dan Apa Tanda-tandanya?.
Dijelaskannya , tidak ada penjelasan tegas dari agama tentang indikator terjadinya Lailatul Qadar.
Dalam berbagai riwayat dijelaskan ada tanda-tanda secara alamiah untuk malam Lailatul Qadar.
Ketika turun Lailatul Qadar, di pagi hari atau malam hari cuaca sangat tenang dan udaranya segar.
Ketika pagi hari sinar matahari cukup cerah dan tidak panas.
"Karena tadi yang disampaikan adalah sebuah pendapat, maka lebih baik karena kita tidak tahu kapan Lailatul Qadar itu turun pasti itu kodrat Allah itu rahasia Allah SWT." Jelas Baidi.
Dianjurkan kepada kita 10 hari terakhir, terutama di malam-malam ganjil, kita disunahkan oleh Rasulullah SAW untuk menyongsong Lailatul Qadar dengan memperbanyak iktikaf, berdzikir, dan istighfar.
Di Lailatul Qadar, Allah SWT telah menjanjikan ibadah yang lebih baik dari pada seribu bulan.
SEBAGIAN ARTIKEL TAYANG DI TRIBUNPONTIANAK
Baca juga: Dampak Buruk Makanan Bersantan bagi Kesehatan saat Sahur dan Buka Puasa
Baca juga: Amalan Doa Pagi Hari Agar Diberi Rezeki Melimpah dan Barokah
Baca juga: Amalan Ramadhan, Sholawat Fatih serta Keutamaan bagi yang Membacanya
Berita terkini Tribunjambi simak di Google News.
Video Terkait, Ramadhan 1443 di Youtube Tribun Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Iktikaf-di-rumah.jpg)