Senin, 20 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Rmadhan 2022

Benarkah Malam 21 Ramadhan Turunnya Lailatul Qodar? Ini Penjelasannya

Sejumlah masyarakat muslim di Indonesia memperingati malam 21 Ramadhan ini disebut malam selikuran dalam bahasa jawa.

Editor: Heri Prihartono
Istimewa
Hukum Iktikaf di rumah menyambut datangnya lailatul qodar 


TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah masyarakat muslim di Indonesia memperingati malam 21 Ramadhan ini disebut malam selikuran dalam bahasa jawa.

Malam 21 Ramadhan diartikan penyambutan malam Lailatul Qadar yang jatuh di malam ganjil di 10 terakhir ramadhan.


Pada malam itu awal Rasulullah Saw memulai beri’tikaf yang artinya berdiam diri di masjid.

Ramadhan 1443 H tahun ini, malam 21 Ramadhan jatuh pada Jumat 22 April 2022 pada malam harinya yaitu malam Sabtu.

Sementara bagi yang memulai puasa di tanggal 2 April 2022 maka malam 21 Ramadhan jatuh pada Malam Jumat.

Malam Lailatul Qadar

Diketahui jika malam lailatul qadar itu datang pada malam-malam ganjil di bulan ramadhan.

Hal ini menjadikan pada 10 malam terakhir bulan Ramadan dianjurkan memperbanyak amal dan ibadah.

Cara mendapatkan malam lailatul qadar dianjurkan memperbanyak amal ibadah di sepanjanga malam di bulan ramadhan.

Berbagai ibadah malam hari yang bisa dilaksanakan di antaranya adalah membaca Al-Qur’an, menunaikan salat malam, memperbanyak doa, iktikaf di masjid, dan lain sebagainya.

Amalan Lailatul Qodar

Berikut amalan berupa Doa malam lailatul qadar

Doa ini dianjurkan oleh Nabi Muhammad sebagaimana terdapat dalam hadist dari Aisyah, berikut ini:


Saya bertanya kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana menurutmu jika saya mendapati malam lailatul Qadar, apa yang harus aku baca?’ Rasulullah bersabda, ‘Bacalah: Allahumma innaka ‘afuwwun kariimun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku). (HR. Al-Tirmidzi)

Selain itu, dalam riwayat Imam Syafi'i, doa yang juga sering dipanjatkan Nabi Muhammad di malam 10 hari terakhir bulan Ramadhan adalah sebagai berikut:

"Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.'

Artinya:

Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

Malam Lailatul Qodar bisa diraih dengan memperbanyak amal dan ibadah pada Allah.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr. H. Baidi, M. Pd, memberikan penjelasan tentang Lailatul Qadar.

Hal ini dijelaskan melalui tayangan YouTube Tribunnews.com berjudul TANYA USTAZ: Apa Itu Lailatul Qadar dan Apa Tanda-tandanya?.

Dijelaskannya , tidak ada penjelasan tegas dari agama tentang indikator terjadinya Lailatul Qadar.

Dalam berbagai riwayat dijelaskan ada tanda-tanda secara alamiah untuk malam Lailatul Qadar.

Ketika turun Lailatul Qadar, di pagi hari atau malam hari cuaca sangat tenang dan udaranya segar.


Ketika pagi hari sinar matahari cukup cerah dan tidak panas.

"Karena tadi yang disampaikan adalah sebuah pendapat, maka lebih baik karena kita tidak tahu kapan Lailatul Qadar itu turun pasti itu kodrat Allah itu rahasia Allah SWT." Jelas Baidi.

Dianjurkan kepada kita 10 hari terakhir, terutama di malam-malam ganjil, kita disunahkan oleh Rasulullah SAW untuk menyongsong Lailatul Qadar dengan memperbanyak iktikaf, berdzikir, dan istighfar.

Di Lailatul Qadar, Allah SWT telah menjanjikan ibadah yang lebih baik dari pada seribu bulan.

SEBAGIAN ARTIKEL TAYANG DI TRIBUNPONTIANAK

 

Baca juga: Dampak Buruk Makanan Bersantan bagi Kesehatan saat Sahur dan Buka Puasa

Baca juga: Amalan Doa Pagi Hari Agar Diberi Rezeki Melimpah dan Barokah

Baca juga: Amalan Ramadhan, Sholawat Fatih serta Keutamaan bagi yang Membacanya

Berita terkini Tribunjambi simak di Google News.

Video Terkait, Ramadhan 1443 di Youtube Tribun Jambi.

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved