Pemilihan Presiden 2024

Respon AHY Disebut Berpeluang Menang Pemilihan Presiden Jika Berpasangan Dengan Anies

AHY mengaku tengah fokus menjalankan amanah yang diembannya di Partai Demokat ketika diminta tanggapan soal hasil survei SMRC

Editor: Rahimin
KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/5/2021). Respon AHY Disebut Berpeluang Menang Pemilihan Presiden Jika Berpasangan Dengan Anies 

TRIBUNJAMBI.COM - Hasil survei menunjukan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang menang di Pemilihan Presiden 2024 jika berpasangan dengan Anies Baswedan.

Simulasi duet dibuat SMRC yaitu tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Hasilnya, pasangan Anies-AHY mendapatkan 29,8 persen suara dari survei ini," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam rilis survei yang disiarkan secara daring, Kamis (7/4/2022).

Namun, AHY mengaku tengah fokus menjalankan amanah yang diembannya di Partai Demokat ketika diminta tanggapan soal hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC).

"Saya ingin tetap fokus pada amamah yang saya emban di Partai Demokrat ini untuk meyakinkan struktur partai kami, bekerja dengan baik dan efektif pada pemilu 2024 nanti," katanya ditemui di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/4/2022).

"Saya lihat ini (hasil survei) memang akan terus dinamis ya, dan itu merupakan simulasi-simulasi yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Menurut saya, ini adalah hal-hal yang wajar dan tentunya saya pribadi melihat ini merupakan bagian dari suara rakyat," sambungnya.

Baca juga: Anies dan AHY Berpeluang Menang di Pilpres Kalahkan Prabowo-Puan, Ini Alasannya

AHY juga enggan mengomentari lebih jauh peluang kemanangannya dari simulasi pasangan calon presiden dan wakil presiden 2024 yang banyak dilakukan oleh lembaga survei.

AHY memilih untuk fokus untuk membangun koalisi dan berkomunikasi dengan partai politik lain guna memastikan ambang batas presidential threshold (PT) 20 persen yang ditetapkan untuk bisa berkompetisi di pilpres 2024 bisa terpenuhi.

"Berbicara pilpres, maka harus terlebih dahulu kita pahami dipenuhinya koalisinya PT 20 persen. Ini tentu mempersyaratkan kami semua partai politik termasuk Partai Demokrat untuk membangun partai koalisi, tahapannya baru sampai di sana," ujarnya.

"Kalau berandai-andai dengan pasangan A dan B misalnya, sedangkan tiket koalisinya belum mencukupi rasanya juga tidak bisa berbicara lebih jauh lagi terkait hal seperti itu," sambungnya.

Dalam survei SMRC itu,selain Anies-AHY, pasangan berikutnya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Pasangan ini berada di urutan kedua dengan perolehan elektabilitas sebesar 28,5 persen.

SMRC juga memasangkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

Pasangan tersebut memperoleh elektabilitas sebesar 27,5 persen. Masih ada 14,3 persen yang belum menentukan pilihan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved