Advertorial
Dirjen Cipta Karya Perdana Kunjungi TPA Talang Gulo Didampingi Wali Kota Jambi, Ini Catatannya
Diana Kusumastuti Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR RI tinjau TPA dengan sistem sanitatary landfill Talang Gulo untuk pertama kalinya...
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Diana Kusumastuti Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR RI tinjau TPA dengan sistem sanitatary landfill Talang Gulo untuk pertama kalinya, dan didampingi Syarif Fasha Wali Kota Jambi, Rabu (13/4/22).
"Sekaligus menjawab usulan bapak menteri waktu mendampingi bapak presiden ke Kota Jambi untuk melihat commissioning test," jelas Fasha.
Commissioning test ini sangat penting karena semua air limbah padat nantinya, lalu difilter dan menjadi air bersih.
Proses itu belum dilakukan karena masih menunggu konsultan yang didatangkan dari Jerman.
Catatan pada kunjungan Dirjen Cipta Karya yaitu elevasi lantai yang tidak seimbang dapat membuat limbah cair tidak mengalir.
Elevasi lantai akan ditekankan kepada para kontraktor, dan SDM di TPA Talang Gulo akan dilengkapi seiring fasilitasnya juga dilengkapi.
Lalu, Diana mengaku baru pertama kali mengunjungi TPA Talang Gulo Kota Jambi yang dinilai cukup baik.
"Untuk fisiknya sudah cukup. Tapi operasionalnya masih belum, karena masih perlu training-training juga kan," ujar Diana.
Kata dia, sebenarnya catatan perbaikan tersebut dinilai tidak banyak untuk TPA Talang Gulo.
Sembari menunggu perbaikan sesungguhnya, maka fasilitas akan diperbaiki sementara untuk menghindari adanya pencemar lingkungan.
Setelah adanya commissioning test maka operasional fasilitas yang telah layak dan SDM dapat memfungsikannya.
Walau mulai berdiri sejak 2018, Diana berharap tahun 2022 TPA dapat diimplementasikan secara menyeluruh untuk pengelolaan sampah Kota Jambi.
"Saya berharap pak wali, pengelolaan sampah itu dimulai dari sumbernya. Yaitu dari TPS-TPS yang ada, sudah dipilah-pilah," kata dia.
Sampah yang berupa plastik juga dapat dimanfaatkan baik menjadi aspal plastik, biji plastik yang dapat digunakan kembali.
Kompos dari sampahnya digunakan untuk memupuk taman-taman yang ada di penjuru Kota Jambi.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Wakil Wali Kota Jambi Bahas Bantuan Masyarakat Kurang Mampu di Sela Buka Buka Puasa Bersama
Baca juga: Aktivitas Wali Kota Jambi Syarif Fasha saat Puasa Ramadan, Mulai Air Panas hingga Mi Celor
Baca juga: Wali Kota Jambi Lebih Sering Shalat di Masjid Muhammad Fabian Syahputra Ketimbang di Tempat Lain