Gaduh Tiga Periode, Demokrat Nilai Jokowi Tak Ingin Langgengkan Kekuasaan
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menilai, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merespons wacana presiden tiga periode sudah tegas.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Wacana Jokowi tiga periode terus jadi perhatian publik hingga politisi Tanah Air.
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali pun ikut buka suara. Dia menilai, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merespons wacana presiden tiga periode sudah tegas.
Menurut Ali, jika pernyataan Jokowi ditafsirkan tidak tegas karena berulang kali menyatakan patuh dan taat pada konstitusi, menurutnya itu cara Jokowi dalam membuka ruang demokrasi.
"Pak Jokowi kalau dibilang menikmati, ya itu kan bentuk demokrasi yang dimiliki Pak Jokowi, dia memberikan ruang aktualisasi orang," ujar Ali saat dihubungi Kompas.com, Kamis (31/3/2022).
"Tapi di sisi lain, dia tidak pernah jumawa dengan dukungan-dukungan, karena dia tahu bahwa ada batasan yang tidak bisa dia lewati. Tapi di sisi lain dia juga menghargai pendapat orang," sambung dia.
Ali menganggap, pernyataan Jokowi yang berulang kali mengungkit taat pada konstitusi, bukan berarti diindikasikan mendukung wacana tiga periode.
Pasalnya, hingga saat ini Nasdem melihat tidak ada upaya dari Jokowi sendiri untuk melanggengkan kekuasaannya.
"Sejauh yang saya lihat, tidak ada keinginan dari Pak Jokowi utk melakukan pelanggengan kekuasaan itu," kata Ali.
Baca juga: Sekjen PDIP Tegaskan Jokowi Taat Konstitusi, Pemilu Tetap 14 Februari 2024
Dia kemudian mencontohkan, Jokowi tidak pernah mengumpulkan pimpinan partai politik koalisi pemerintah untuk membahas seputar wacana tiga periode maupun penundaan pemilu.
Selain itu, Jokowi juga disebut tidak pernah menginstruksikan relawan-relawannya untuk mendukung tiga periode.
"Kemudian, orang yang hari ini banyak bersuara kan orang-orang yang secara emosional tidak punya hubungan dengan Pak Jokowi. Nah pernyataan Pak Jokowi juga sudah cukup, udah sangat keras kok," tutur Ali.
Seperti diketahui, isu wacana presiden tiga periode dan penundaan pemilu terus bergema di ruang publik meski Jokowi sudah berkali-kali menyatakan dirinya mematuhi konstitusi.
Terbaru, Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) berencana mendeklarasikan dukungan Jokowi 3 periode setelah Lebaran mendatang.
Baca juga: ICW Surati Kemenkomarves, Desak Luhut Buka Data 110 Juta Orang Dukung Penundaan Pemilu 2024
Selain itu, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia juga kembali menyuarakan wacana penundaan pemilu yang menurutnya akan berdampak positif bagi investasi di Indonesia.
"Dari sisi investasi, pengusaha butuh kepastian, stabilitas politik. Kalau wacana penundaan bisa dilakukan secara konprehensif daan dalam mekanisme UU, dalam pandangan saya itu akan bagus untuk investasi," ujar Bahlil, Rabu (30/3/2022).