Berita Batanghari
Kenakan Setelan Jas Saat Pelantikan Eselon II, Fadhil Arief Ungkap di Balik Penampilannya
Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief mutasikan sejumlah pejabat pada jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama dan pengawas di Pemkab Batanghari
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief mutasikan sejumlah pejabat pada jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama dan pengawas di lingkungan Pemkab Batanghari.
Pelantikan ini secara mendadak yang dilaksanakan di Serambi Dinas Bupati Batanghari pada Rabu (30/3/2022).
Wakil Bupati, Bakhtiar dan Sekda Batanghari Muhammad Azan tampak hadir dalam pelantikan pejabat eselon II ini.
Pejabat sekelas kepala dinas yang dimutasi dan dilantik ini diantaranya Tesar Arlin sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Batanghari, Zulfadli sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupateb Batanghari.
Sementara, Boby Irwansyah, Kepala Sub Bagian Perlengakapan pada Bagian Umum Setda Batanghari dan Gusdianto Kepala Sub Bagian Komunikasi Pimpinan pada Keprotokolan dan Komunikasi Pimpinan Setda Batanghari
Sebanyak empat orang yang dilantik hari ini masing-masing mengenakan jas.
Mereka tampak tampil rapi dengan mengenakan jas tersebut.
Pemakaian jas ini memang disengaja mengingat masih banyaknya sifat-sifat orang Belanda di daerah ini.
“Hari ini saya sengaja merintahkan ke Sekda untuk yang dilantik pakai jas, sebelumnya pakai teluk belango sesuai dengan budaya kita. Kenapa pakai jas. Saya ingin menggambarkan masih banyaknya orang ‘belando’ di Batanghari ini,” katanya.
Fadhil yang tampil mengenakan jas biru dongker menyebut yang dirinya pakai ini gaya orang belanda.
“Ini yang kita pakai baju belando, kerjaannya hanya ngadu domba, mengasut dan buat hina,” ujarnya.
Mantan Sekda Muaro Jambi ini mengingatkan kepada pegawai bahwa tidak boleh miliki sifat seperti itu.
“Jadi sengaja pakai baju belando hari ni supaya kita ingat sifat belando itu jangan dipelihara lagi. Karena masih banyak sifat orang belando di daerah ini,” ucapnya.
Tak ayal dikatakan orang nomor satu di Batanghari ini masih banyak pengaduan buruk yang sampai ditelinganya.
“Jika ada yang mengatakan Bupati, itu sampai ke kuping saya. Kalau ke depan sudah berkurang sifat belando maka aku diganti semula,” pungkasnya.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Kepala SMAN 1 Batanghari Kaget Siswa Temukan Ada Belatung dalam Nasi Kotak Jatah Perpisahan Sekolah
Baca juga: Aparat akan Rutin Gelar Razia Pekat di Batanghari Jelang Ramadan 2022 Ini
Baca juga: Pemilik Ratusan Miras di Batanghari akan Disanksi Sesuai Perda No 6