Berita Batanghari
Konsumsi Nasi Kotak Saat Perpisahan SMAN di Batanghari, Siswa Temukan Ada Belatung
Nasi kotak yang menjadi konsumsi siswa SMA Negeri di Kabupaten Batanghari dalam acara perpisahan Kelas IIX ditemukan ada belatung...
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Nasi kotak yang menjadi konsumsi siswa SMA Negeri di Kabupaten Batanghari dalam acara perpisahan Kelas IIX ditemukan ada belatung pada Senin (28/3/2022) kemarin.
Tidak hanya belatung, makanan itu juga mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan tak layak dikonsumsi.
Seorang Wali Siswa SMAN di Batanghari, Romi (51) mengaku anaknya mengalami sakit setelah mengonsumsi makanan nasi kotak tersebut.
“Yang jelasnya itu anak saya. Saya tidak ada komunikasi dengan yang lain tapi anak saya sendiri pulang dari acara perpisahan itu alami sakit perut sampai siang ini," katanya pada Selasa (29/3/2022) saat dikonfirmasi Tribunjambi.com.
Ia pun menduga gejala yang dialami anaknya ini efek dari makanan yang sudah tak layak untuk dikonsumsi.
"Karena ada belatung. Kalau ada belatung itu kucing pun nggak mau makan jangankan kita yang manusia," katanya.
Romi mengatakan selain pengakuan dari anaknya, baru-baru ini juga tersebar video soal nasi kotak yang dipenuhi belatung ini. Jadi bukan rahasia umum lagi.
"Saya ingin bertemu dengan pihak sekolah. Kalau tidak dilarang oleh anak saya, sudah saya datangi ke acara perpisahaan kemarin,” katanya.
Kala itu, biaya konsumsi makanan perpisahan yang dikeluarkan anaknya sebesar Rp 35 ribu. Sedangkan, iuran perpisahan itu sepenuhnya per orang Rp 205 ribu.
“Saya ingin tahu apakah dana iuran ini untuk dana perpisahan atau nggak. Karena Ini sudah tidak benar," ucapnya.
Sebab, semua lauk pauk sudah tidak enak dan sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi. Pihak sekolah belum ada yang merespon tapi pihak sekolah sudah mengetahui.
“Mereka harus tanggung jawab. Anak saya sudah memberi kabar melalui kepada guru-guru melalui WhatsApp grup,” ucapnya.
Satu diantara siswa kelas IIX, NR menyatakan dirinya mengambil jatah konsumsi sekira pukul 12.30 Wib.
“Ketika mau makan dan membuka kemasannya sudah keluar aroma yang tidak sedap. Seperti tidak layak dikonsumsi pada waktu itu,” sebutnya.
Ia mengatakan kondisi nasi kotak itu sudah basi, dan parahnya di dalam nasi kotak ditemukan ada belatung.