Kolaborasi BI dan JFS, Gelar Fashion Street di CFD Depan Kantor Gubernur Jambi
Dalam rangka Gernas Bangga Buatan Indonesia, Bank Indonesia Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Jambi Fashion Society (JFS) mengelar fashion street.
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM - Dalam rangka Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) Bank Indonesia Provinsi Jambi berkolaborasi dengan Jambi Fashion Society (JFS) mengelar fashion street.
Acara digelar di Car Free Day depan Kantor Gubernur Jambi, Minggu (6/2/2022) pagi. Masyarakat yang mendatangi CFD antusias dengan kegiatan pameran ini.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution mengatakan,"Kita perlu memperkenalkan pada masyarakat untuk mencintai produk lokal disamping itu kita memberdayakan UMKM, melatihnya untuk naik kelas, mempromosikan produknya, meningkatkan kualitas produk, jadi ini bagian dari memperkenalkan dan mendorong Gernas BBI 2022."
Suti yakin Gernas BBI 2022 di Jambi akan melampaui dari target yang telah ditentukan. Total target dari seluruh transaksi UMKM sebesar Rp 6 miliar.
Kegiatan Gernas BBI 2022 akan berjalan selama tiga bulan kedepan dimulai dari kick off pada 19 Januari 2022 sehingga nanti pada Maret 2022 akan ada harvesting (panen).
Baca juga: Fashion Street di CFD Pamerkan Pakaian Hasil Rancangan Desainer Muda Jambi
"Panen nanti kita akan memberikan informasi apa saja yang sudah kita lakukan di Provinsi Jamb dalam mendukung Gernas BBI salah satunya bagaimana kita mengembangkan UMKM, melakukan pameran, pelatihan kepada UMKM supaya UMKM kita naik kelas dan kita onboardingkan ke digitalisasi sehingga pemasaran dan transaksi pembayaran bisa mengikuti perkembangan jaman saat ini. Kita juga mendorong UMKM-UMKM yang berpotensi untuk menjadi UMKM ekspor yang dimulai dengan adanya ekspor kopi dari Kerinci," jelasnya.
Sekretaris Daerah, Sudirman, mewaliki Gubernur Jambi meyampaikan dukungannya pada kegiatan pameran ini.
"Pemerintah Provinsi Jambi sangat mengapresiasi kegiatan ini karena ini bagian dari Gernas BBI 2022, baik pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus bergerak bersama dalam upaya kita mempromosikan produk-produk UMKM kita, dalam tiga bulan kedepan paling tidak kita harus bisa memacu kenaikan kelas umkm, penjualan produk harus ditingkatkan, kualitas dan kuantitas dari UMKM yang ada di Provinsi Jambi, karena itu Gernas BBI 2022 ini menjadi program yang strategis dalam upaya peningkatan ekonomi khususnya di Jambi maupun dalam skala nasional," sebut Sudirman.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jambi, Hesnidar Alharis, menyebutkan ini adalah cara pemerintah berupaya meningkatkan UMKM naik kelas sehingga produk-produk dan karya anak muda Jambi dikenal semua kalangan.
"Sebenarnya karya-karya anak Jambi sudah sangat diminati oleh orang luar tinggal bagaimana kita mengemasnya, seperti batik Jambi didesain sedemikian rupa dan diberikan kombinasi batik Jambi bisa membumi untuk anak-anak milenial," ujarnya.
Baca juga: 4 Tips Menikmati Madu dari Rumah Madu Hutan Jambi
Satu di antara kegiatan Pameran UMKM dalam rangka Gernas BBI 2022 yakni fashion street.
Untuk kegiatan fashion street kali ini JFS dibawah bimbingan Bank Indonesia Jambi menampilkan 13 koleksi pakaian di antaranya 5 pakaian wanita, 5 pakaian pria, dan 3 koleksi pakaian anak anak.
Semua koleksi pakaian yang ditampilkan merupakan batik Jambi dan koleksi pakaiannya hasil rancangan dari tujuh desainer lokal.
Selain fashion street kegiatan ini juga menggelar live music dan tidak ketinggalan Wirausaha Unggulan Jambi (WUJBI) yang menyediakan beragam produk.
"Harapannya dengan ada kegiatan ini UMKM di provinsi Jambi semakin maju dan berkembang, masyarakat Indonesia lebih mencintai produk Indonesia, dan target untuk Gernas BBI 2022 khususnya Jambi tercapai," tutup Suti.