Bank Jambi Diwajibkan Punya Modal Rp3 Triliun, Gubernur Minta Bupati dan Walikota Lakukan Ini

Peraturan OJK (POJK) No. 12/POJK.03/2021, mengharuskan Bank Jambi untuk memenuhi modal inti sebesar Rp 3 triliun hingga 2024 mendatang.

Penulis: Monang Widyoko | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Monang
Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Budi S Sudarmadi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kewajiban pemenuhan modal inti yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK (POJK) No. 12/POJK.03/2021, mengharuskan Bank Jambi untuk memenuhi modal inti sebesar Rp 3 triliun hingga 2024 mendatang.

Gubernur Jambi, Al Haris mengharapkan dari bupati dan walikota se-Provinsi Jambi untuk menyetorkan dana ke Bank Jambi.

Begitu juga Pemprov Jambi. Bentuknya pun kata dia dapat berupa aset dan tidak harus dana.

"Kita mengharapkan teman-teman bupati walikota untuk menyetorkan uangnya di Bank Jambi. Boleh berupa aset juga. Kami pun pemprov juga sama," katanya Jumat (4/2/2022).

Menurut Al Haris pembagian modal ini nantinya akan jelas. Seperti berapa yang disetorkan dan juga berapa nanti yang akan didapatkan dari deviden.

"Artinya teman-teman bupati walikota dan pemprov uangnya ada di sini dan saya rasa modal kita aman. Saya kira ini juga bagian dari PAD dan tentu ini tambahan diluar bantuan pusat," ungkapnya.

Ia menjelaskan nantinya modal ini akan ada deviden yang bisa menjadi keuntungan dan itu juga akan dibagikan ke daerah.

Sementara itu Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri RI, Budi S Sudarmadi menyatakan dirinya yakin Jambi dapat memenuhi modal inti ini hingga pada 2024.

Baca juga: Yunsak El Halcon Ungkap Alasan Dibangun Gedung Mahligai 9 Bank Jambi

Namun ia memastikan, keberhasilan itu tetap didukung oleh Pemerintah Provinsi Jambi termasuk DPRD dan kabupaten kota di Jambi.

"Kita beri kesempatan kepada pemerintahan Provinsi Jambi. Agar seluruh unsur pimpinan dapat memenuhi modal inti ini," ujar Budi.

Menurutnya Bank Jambi ini adalah milik Jambi, yakni Pemprov, Pemkab, Pemkot, DPRD, dan lainnya.

Dengan bantuan dari unsur pimpinan, maka dirinya yakin Bank Jambi dapat memenuhi modal inti sebesar Rp 3 triliun.

"Waktu juga masih lama sampai 2024. Yang jelas ini butuh dukungan kita bersama untuk dapat memenuhi modal intinya," paparnya.

"Ini masih lama hingga 2024, saya rasa pasti bisa," pungkasnya.

Baca juga: Fadhil Arief Dorong Pembangunan Infrastruktur Dari Pinjaman Rp 300 Miliar di Bank Jambi

(Tribunjambi.com/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved