Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Hidup dalam Perdamaian dengan Saudara

Bacaan ayat; Kejadian 4:7 (TB) Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Argumentasi umumnya adalah pertanyaan; mengapa?

Inilah yang menjadi persoalan abadi dalam sejarah, yaitu sikap iri hati terhadap yang lain. Iri hati itulah yang membuat Kain merancang untuk membunuh Habel dan berhasil.

Dari kisah mereka, kita dapat belajar tentang otoritas Tuhan yang mutlak atas kehidupan.

Tentang diindahkannya persembahan Habel dan bukan persembahan Kain, adalah hak prerogatif Allah.

Ia mempunyai kebebasan untuk menentukan pilihan, mana yang hendak diindahkan dan mana yang tidak diindahkan.

Pemahaman ini penting agar menghindarkan diri kita dari sikap iri hati yang mengancam dan mengintip setiap saat.

Iri hati dapat menjadi benih yang akan bertumbuh menjadi dosa.

Dalam hal ini, Habel hanyanya korban dari iri hati Kain yang merasa tidak adil karena persembahannya tidak diindahkan Tuhan.

Kain melampiaskan kekesalannya pada Habel dengan cara membunuhnya.

Pada sisi lain terdapat benang merah yang terangkai dalam sejarah bahwa hanya korban darah yang dapat mendamaikan antara manusia dengan Allah.

Adam dan Hawa membuat cawat dari daun pohon ara dan gagal menutupi ketelanjangannya. Allah berinisiatif memberikan kulit binatang.

Habel mempersembahkan korban anak kambing domba dan diindahkan Tuhan, sementara persembahan hasil bumi yang dipersembahkan Kain tidak diindahkan.

Dimasa berikutnya, selalu diulang bahwa untuk berdamai dengan Allah, harus ada korban anak kambaing domba yang disembelih.

Ritual Kemah Pertemuan selalu berkait dengan korban bakaran. Bait Allah menjadi sentral pemberian korban bakaran.

Menjadi tersambung, dapat dipahami dan masuk akal jika Yesus Kristus juga mati diatas kayu salib, dan darah-Nya dicurahkan menjadi tebusan manusia dari kuasa dosa.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved