Khasiat Buah Nanas Menurut Zaidul Akbar dan Pandangannya Tentang Jambi
Kawasan ini baru di-makeover menjadi kawasan agrowisata. Buah nanas Tangkit sangat terkenal di Jambi.
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM - Provinsi Jambi memiliki sentra buah nanas yang populer, yakni di Desa Tangkit Baru, Kabupaten Muarojambi. Kawasan ini baru di-makeover menjadi kawasan agrowisata. Buah nanas Tangkit sangat terkenal di Jambi.
Nah, sosok dokter yang juga praktisi pengobatan Islami, dokter Zaidul Akbar menilai potensi nanas Jambi tersebut luar biasa.
Zaidul Akbar yang lahir di Jambi mempunyai pandangan terhadap potensi yang dimiliki Jambi tersebut. Pandangannya itu ia utarakan di dalam buku 65 Tokoh Perspektif Pemikiran Membangun Jambi.
Menurut dia, Jambi memiliki potensi nanas dan kayu manis dengan kualitas terbaik di dunia. Dengan potensi tersebut Zaidul yakin, Jambi bisa menjadi pusat perkembangan pengobatan sunah
“Salah satu kaidah pengobatan dalam ajaran Islam adalah menggunakan tanaman yang telah ditumbuhkan Allah di suatu negeri. Itulah obat yang terbaik untuk orang-orang di negeri itu. Saya amat sering menyampaikan hal ini dalam kajian-kajian saya,” tuturnya di dalam buku tersebut.
Buah nanas dengan kandungannya memiliki khasiat. Menurut Zaidul Akbar, nanas mengandung enzim dan juga serat serta berkhasiat menyembuhkan alergi atau sinus.
Kata dia, hal tersebut menjadikan nanas sebagai makanan yang amat bagus dikonsumsi orang yang bermasalah dengan pencernaan, bahkan untuk penderita kanker.
Dalam beberapa video, memang kerap dipraktikkan bagaimana nanas, terutama bonggolnya diblender untuk dijadikan minuman.
Campurannya habatussaudah ataupun madu. Menurutnya nanas mengandung zat antiinflamasi alias antiperadangan, zat antihistamin atau antigatal.
Zaidul Akbar sangat berharap dapat mewujudkan gagasannya membentuk “Kampung Sehat Islami”.
Baca juga: Resep Obat Maag Pakai Jeruk Nipis ala dr Zaidul Akbar
Baca juga: Cara Mengobati Penyakit Lambung - Kunyit, Jahe Merah, Nanas, Akar Manis, Lidah Buaya
Kawasan seperti ini bisa terwujud jika ada kesepakatan dari warganya, misalnya, tidak boleh merokok di dalam kawasan tersebut. “Beri saya satu desa. Insya Allah akan saya sehatkan desa itu,” ujarnya.
Dengan berbagai konsep pengobatan yang dimilikinya, Zaidul meyakini konsep tersebut akan menjadi indikator kesehatan masyarakat. Sebab, salah satu indikator sehat pada masyarakat adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, dengan masyarakatnya sehat, berkurangnya penyakit, dan semakin tingginya usia harapan hidup
Mengutip buku 65 Tokoh, Zaidul berdoa dan berharap, pada 2045, Jambi telah mencapai titik-titik kebaikan tertentu dalam pencapaian dunia.
Pencapaian itu harus pula diimbangi dengan semakin banyaknya umat Islam yang bangun malam untuk menunaikan salat malam. Juga umat yang dekat dengan Al-Qur’an, semakin banyak penghafal Al-Qur’an dan ahli sedekah.
Baca juga: Kado Untuk Provinsi Jambi dari BMKJ, Sebuah Buku Berisikan 65 Tokoh Jambi yang Berada di Luar Jambi
Baca juga: Petani di Tanjab Timur Berhasil Sulap Nanas Jadi Beragam Olahan Kuliner
Mengenal Zaidul Akbar
Zaidul Akbar terlahir di Jambi pada 30 November 1977. Ia merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Dalam perjalanannya, kini ia aktif mengisi pengajian kesehatan dengan pengobatan Islami. Ia menulis buku yang menjadi best seller yakni, Jurus Sehat Rasulullah atau biasa dikenal dengan JSR. Ia juga menjadi konsultan Thibbun Nabawi Nasional. (*)