Breaking News:

Polresta Jambi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Kasus Kelas Siluman SMAN 8 Kota Jambi

Satreskrim Polresta Jambi terus menyelidiki dugaan kasus pungutan liar di SMAN 8 Kota Jambi.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Monang
Siswa SMAN 8 Kota Jambi, orang tua, dan Aliansi Masyarakat Peduli Pendidikan kembali menggelar demo di depan kantor Gubernur Jambi, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satreskrim Polresta Jambi terus menyelidiki dugaan kasus pungutan liar di SMAN 8 Kota Jambi.

Saat ini, penyidik sudah periksa saksi dari pihak orang tua murid.

"Sudah, kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 3 atau 4 orang saksi dari orang tua murid, pemeriksaan dilakukan dari minggu kemarin dan akan terus kita kembangkan," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Afrito Marbaro Macan, Selasa (11/01/2021) sore.

Afrito mengatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Sekolah SMA N 8 Kota Jambi, Sugiyanto.

"Kita pemeriksaan dari bawah dulu ya, nanti setelah sudah semua yang bersangkutan akan kita panggil dan periksa, secepatnya akan kita lakukan karena sekarang kita sedang mengumpulkan keterangan dan barang bukti," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, terkait beredarnya isu pungli yang dilakukan mantan kepala SMAN 8 Kota Jambi, Sugiyono, sejauh ini Kepolisian belum ada menerima laporan dari orang tua siswa ataupun pihaknya lainnya.

“Kami siap menerima laporan. Jika ada masyarakat yang akan melapor silakan melapor ke Polda atau Polresta Jambi,” singkat Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiono. Sementara itu, Plt Kepala Inspektorat Provinsi Jambi, Ferdiansyah mengatakan, terkait persoalan 120 siswa siluman di SMAN 8 Kota Jambi, dirinya telah mendapatkan laporan secara lisan, belum secara resmi.

Masalah ini terkuak pasca Disdik Provinsi Jambi menerima laporan dari tim pengawas PPDB bahwa, dalam penerimaan tersebut terdapat kejanggalan. Di mana ada beberapa data siswa yang tidak dapat dimasukkan ke data Dapodik.

Usut punya usut, ratusan siswa ini merupakan titipan dari Kepala SMAN 8 Kota Jambi, Sugiyono yang kini telah dicopot oleh Disdik Provinsi Jambi. Dari hasil pengecekan Disdik Provinsi Jambi, Sugiyono mengakui semua perbuatannya. Termasuk mengenai kecurangan PPDB tersebut.

Dikatakan Kadisdik Provinsi Jambi, Varial Adhi, untuk nasib para siswa yang tidak masuk dalam data dapodik tersebut, harus diserap ke sekolah swasta yang ada di Provinsi Jambi.

“Memang kasihan dengan nasib siswa itu, tapi akan lebih kasihan lagi kalau kita biarkan mereka tetap belajar di sana. Karena ketika lulus, siapa yang menandatangi ijazah mereka. Jadi percuma kalau tetap belajar di sana,” tegasnya.

Baca juga: Dugaan Kasus 120 Siswa Ilegal, Inspektorat Provinsi Jambi Periksa Mantan Kepala SMAN 8 Kota Jambi

Baca juga: Massa 120 Siswa Tanpa Dapodik di SMAN 8 Kota Jambi Kembali Demo, Ketemu Gubernur Al Haris

Baca juga: Komisi IV Minta Disdik Duduk Bersama Wali Murid Selesaikan Permasalahan di SMAN 8 Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved