Breaking News:

Berita Merangin

Permudah Akses Menuju Duplikat Jembatan II Merangin, Pemkab Akan Bongkar Median Jalan

Mempermudah pemanfaatan duplikat Jembatan Merangin, Pemerintah Daerah akan bongkar median jalan guna memperlebar ruas.

tribunjambi/darwin sijabat
Permudah Akses Menuju Duplikat Jembatan II Merangin, Pemkab Akan Bongkar Median Jalan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Mempermudah pemanfaatan duplikat Jembatan II Merangin, Pemerintah Daerah akan bongkar median jalan guna memperlebar ruas.

Pengerjaan Duplikat Jembatan II Merangin masih berlangsung, diperkirakan pembangunannya akan selesai dalam waktu dekat.

Namun jalan dari arah Pasar Baru Bangko menuju jembatan tersebut merupakan jalur tiga, dan kondisinya kurang lebar. Sehingga Pemerintah Kabupaten Merangin akan merekayasa jalan tersebut dengan membongkar satu sisi median jalan sebelum jembatan tersebut.

Untuk mematangkan rencana rekayasa jalan tersebut, Asisten II Setda Merangin, Ibrahim, Kadis Perhubungan (Dishub), Safrani, Perwakilan Balai Jalan Nasional Jambi, Kasat Lantas Polres Merangin, dan perwakilan Dinas PUPR Merangin turun ke lokasi.

"Karena pengerjaan duplikat jembatan Merangin sudah selesai. Menurut keselamatan lalu lintas, pengendara dari arah Kantor Bupati lebih aman masuk jembatan, maka median jalan dari depan Hotel Bukit Indah sampai ujung jalur sebelum jembatan akan kita dibongkar," ungkap Ibrahim.

Sebelum melakukan pembongkaran median jalan tersebut, terlebih dahulu Pemkab akan mendata aset yang akan dihapus dari dampak pembongkaran median jalan tersebut.

"Kita menunggu administrasi dari Dinas Perhubungan, OPD yang terkait dengan asetnya dibongkar, dan kita menunggu pihak terkait soal penghapusan aset ini," tambahnya.

Sedangkan anggaran untuk rekayasa jalan tersebut lanjutnya, Pemkab akan bekerja sama dengan Balai Jalan Nasional Jambi.

"Balai bersedia membongkar, mengaspal dan memindahkan lampunya. Intinya, kita didukung oleh Balai," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dishub Merangin, Safrani menyebutkan jika median jalan jalur tiga tersebut tidak dibuka satu sisi, maka jembatan yang baru dibangun tersebut tidak bisa digunakan.

"Karena spesifikasi jalan menuju jembatan tidak bisa dilalui. Maka ada yang harus kita korbankan, yakni median yang dibangun dengan dana APBD," jelasnya.

"Kita akan data dulu, seperti taman oleh LH, lampu jalan oleh Perkim, setelah didata selanjutnya kita ajukan penghapusan asetnya," tambah Safrani yang akrab disapa Kanceng itu.

Dirinya berharap, agar duplikat Jembatan II Merangin yang sudah dibangun tidak menjadi sebuah monumen, namun bisa digunakan oleh masyarakat. Maka pihaknya perlu melakukan rekayasa jalan tersebut.

Dia menyebutkan, panjang median jalan yang akan dibongkar sekitar 190 Meter. Dan Pengerjaan rekayasa jalan tersebut akan dilakukan secepatnya.

Baca juga: Ini Kronologis Adu Kambing di Merangin, Korban Dilarikan ke Jambi

Baca juga: Jaksa Agung Saksikan Restoratif Justice dari Wilayah Kejari Merangin, Berikut Kasus dan Alasannya

Baca juga: Bangunan SDN 217 Merangin Rusak Parah, Edi Purwanto: Pemerintah Harus Punya Data Fasdik

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved